2013-04-17_14:19:33-bisnis properti

Kompetisi Dalam Bisnis Properti

Pengembang-pengembang properti sangat banyak jumlahnya, Tahun 2012 majalah Building and Construction Interchange (BCI) Asia memilih 10 pengembang properti terbesar di Indonesia.

Yang pertama adalah PT Agung Podomoro Group Tbk (APL) group tercatat memiliki 24 anak usaha dengan pemiliknya Trihatma K Haliman, dalam 10 tahun terakhir ini mencatat penyelesaian lebih dari 50 proyek properti. APL group mengembangkan super blok di Jakarta, diantaranya Kuningan City dan Podomoro City.

Agung Sedayu Group menduduki peringkat kedua dalam bisnis properti, tercatat group ini memiliki proyek Harco Mangga Dua yang dibangun tahun 1991, kemudian Mangga Dua Square, City Resort Residences, Kelapa Gading Square. Agung Sedayu membangun Tendean Square, Cibubur Country, Darmawangsa Square, Green Mansion, Bukit Golf Mediterania, Senayan Golf Residence , kelas hunian Taman Palem dibangun diatas tanah sebesar 1500 hektar.

Ketiga adalah PT Alam Sutera Realty Tbk memiliki sejumlah proyek Mall Alam Sutera, Silkwood Residences, dan Alam Sutera Office Tower.

Ciputra menjadi pengembang besar keempat di Indonesia. Melalui PT Ciputra Development Tbk, grup banyak menghadirkan proyek, saat ini sedang merampungkan proyek Ciputra World Jakarta I,II, dan ketiga, yang ada di lokasi strategis, Jalan DR. Satrio.

Kelima, Intiland menjadi pengembang dengan beberapa proyek perkantoran, residensial hingga kawasan industri di Ngoro, Surabaya. Selain proyek Intiland Tower, juga memiliki The Regatta, kondominium tepi pantai mewah di Pluit, Jakarta Utara.

Pengembang ke enam, PT Lippo Karawaci Tbk , perusahaan grup keluarga Riyadi ini menjadi salah satu yang terbesar di Jakarta. Banyak mega proyek perseroan yang kini dalam proses penyelesaian, mulai dari St. Moritz hingga Kemang Village.

Pakuwon Jati merupakan perusahaan properti dengan fokus pengembangan super blok. Pakuwon menduduki pengembang terbesar ke tujuh, proyeknya di Jakarta antara lain adalah Kota Kasablanka, Gandaria City, dan banyak lainnya.

PT Paramount Serpong dengan proyek Gading Serpong seluas 550 ha menjadi pengembang terbesat ke delapan. Rumah Sakit Bethsaida, Hotel Aston Paramount Sepong, Hotel Fave adalah beberapa proyeknya.

Yang ke sembilan PT Summarecon Agung Tbk , beberapa proyeknya, seperti Summarecon Gading dan Summarecon Serpong, dan sekarang pengembangan kawasan hunian baru terintegrasi Summarecon Bekasi sedang dikembangkan termasuk Mall Bekasi dengan lahan seluas 80 ribu m2. Yang terakhir adalah Sinarmas Land dikenal dengan BSD City dikenal pula sebagai kota mandiri pertama yang berhasil dibangun.

Persaingan masih ada antar banyak pengembang yang lain yang ada di Indonesia yang mengembangkan berbagai proyek property. Namun Persaingan dalam bisnis property di Jakarta saat ini telahh bergeser dari perang antar pengembang, menjadi perang antar kawasan.. kawasan Tangerang mungkin bersaing dengan Bekasi, Bogor dan juga hingga Cikarang. Konsumen selain melihat pengembang sekarang ini juga melihat kelengkapan fasilitas kawasan.

(ea/FH/bd)

(Pic: jproperty)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*