Proyek Sampit Water Park Dibangun di Kotawaringin Timur

(Berita Daerah – Kalimantan) Sejumlah pengusaha anggota Real Estate Indonesia berpatungan modal untuk membangun wahana air atau water park di Sampit, Ibu Kota Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah.

Untuk permodalan REI pusat bekerjasama dengan REI Kotim, di mana modal dari REI pusat sebesar 70 persen dan sisanya dari REI Kotim. Pembangunan water park ini diperkirakan berjalan selama satu tahun sehingga diharapkan Sampit Water Park sudah bisa dimanfaatkan pada 7 Januari 2015 atau saat HUT Kotim tahun depan.

Sampit Water Park digadang-gadang akan menjadi wahana air terpadu terbesar di Kalteng, bahkan di Indonesia. Didirikan di atas lahan seluas 15 hektare, nantinya akan dibangun wahana basah, wahana kering dan lampion yang bisa dinikmati untuk bersantai hingga malam hari.

Saat ini sudah dibangun jalan dan Bundaran Ikan Jelawat yang akan menjadi gerbang masuk menuju water park yang terletak di kawasan Wengga Metropolitan, Kecamatan Baamang tersebut.

Cara seperti ini yang bisa dilakukan oleh REI Kotim untuk berperan membantu percepatan pembangunan dan perekonomian di Kotawaringin Timur. Diharapkan, nantinya akan menimbulkan dampak positif.

Rencana pembangunan wahana air tersebut sendiri disambut dengan sangat antusias oleh Bupati Kotim, H Supian Hadi. Masuknya investasi besar ini menggambarkan kemajuan Kotim menjadi pertimbangan pengusaha luar daerah.

Kotim ibarat gula, jadi investasi yang masuk tidak hanya bidang perkebunan dan tambang, tetapi juga hotel hingga pariwisata. Swasta membangun wisatanya, pemerintah daerah membantu infrastrukturnya secara bertahap.

Masyarakat diminta untuk mendukung Sampit agar bisa menjadi kota pariwisata. Untuk itulah penataan Kotim, khususnya Sampit, yang kini sedang dibenahi agar lebih menarik sehingga nyaman untuk dikunjungi.

Sampit adalah ibu kota Kabupaten Kotawaringin Timur di Kalimantan Tengah, Indonesia. Sampit merupakan salah satu permukiman tertua di Kabupaten Kotawaringin Timur, nama kota ini sudah ada disebut di dalam Kakawin Nagarakretagama yang ditulis tahun 1365 maupun di dalam Hikayat Banjar yang bagian terakhirnya ditulis pada tahun 1663.

Sampit sebagai ibu kota Kabupaten Kotawaringin Timur merupakan salah satu kota terpenting di Provinsi Kalimantan Tengah. Di samping karena secara ekonomis merupakan daerah kabupaten yang relatif maju juga karena terletak di posisi yang strategis.

Dilihat dari peta regional Kalimantan Tengah, kota Sampit sebelumnya terletak di tengah-tengah dan ini menyebabkan posisinya sangat strategis. Misalnya, warga dari Buntok mau ke Pulau Jawa, maka akan lebih dekat jika melewati Kota Sampit daripada harus ke Kota Banjarmasin. Begitu pun kalau dari Palangkaraya, Kuala Pembuang, maupun Kasongan. Jadi, posisi strategis tersebut akan meningkatkan keunggulan komparatif pelabuhan laut Sampit yang dimiliki daerah ini, terutama akan menarik perekonomian dari kabupaten yang ada di sekitar wilayah Kotawaringin Timur.

Kota Sampit terletak di tepi Sungai Mentaya yang merupakan sungai utama yang dapat dilayari perahu bermotor, walaupun hanya 67 persen yang dapat dilayari. Hal ini disebabkan karena morfologi sungai yang sulit, endapan dan alur sungai yang tidak terpelihara, endapan gosong, serta bekas-bekas potongan kayu.

(et/EA/BD)

Pic: ant

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*