Jawa Alami Krisis Listrik Tanpa Pertumbuhan Pembangkit

(Berita Daerah – Jawa) Seiring dengan terus tumbuhnya pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan konsumsi listrik juga tumbuh pesat. Berdasarkan hasil studi PLN, Pulau Jawa diperkirakan akan mengalami krisis listrik pada tahun 2018 akibat pertumbuhan beban listrik yang terus meningkat dengan pertumbuhan per tahun yang mencapai sekitar sembilan persen.

Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik, menyatakan jika krisis listrik dimungkinkan terjadi jika tingginya pertumbuhan tidak dibarengi dengan tumbuhnya penyediaan atau pasokan. Ekonomi yang membaik, pabriknya, mall, dan hotel makin banyak, sementara jumlah penyediaan energi listriknya kurang, itulah yang memungkinkan terjadinya krisis listrik di Pulau Jawa.

Kecepatan membangun infrastruktur penyediaan energi listrik tidak secepat yang dibutuhkan. Untuk mengantisipasi krisis tersebut pemerintah harus menambah 5000 atau 4000 Mw setiap tahun, terutama Jawa dan Bali, karena tingginya pertumbuhan ekonomi di kedua pulau itu. Hambatan yang terbanyak adalah hambatan lahan, seperti yang 2X1000 MW di Jawa Tengah, di mana lahannya masih belum bebas.

Akan tetapi, nantinya akan dilakukan terobosan untuk penambahan 7000 Mw dengan batubara yang kini tengah dikerjakan, termasuk jaringan. Sehingga, apabila pembangkitannya sudah dapat dijalankan, jaringannya terus paralel.

Sementara itu, sebelumnya, Indonesia Climate Change Center (ICCC) menyatakan bahwa investasi untuk membangun pembangkit listrik bisa mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah terpencil yang ada di Indonesia.

Sekitar 30 miliar dolar AS investasi perlu diundang untuk melayani listrik di daerah terpencil, namun pertumbuhan pembangunannya bisa mencapai enam miliar dolar AS per tahun. Apabila ada satu rupiah diinvestasikan kemudian menjadi tiga rupiah di tahun-tahun berikutnya, mengapa tidak lekas dikerjakan?.

Penyediaan listrik di daerah terpencil akan menguntungkan semua pihak. Investor bisa cepat kembali modalnya, ekonomi masyarakat terbangun cepat dan pemerintah mendapatkan keuntungan ekonomi makro.

Saat ini, pemerintah Indonesia baru mampu memenuhi 75 persen kebutuhan listrik masyarakatnya. Penduduk yang belum bisa menikmati listrik sebagian besar tersebar di daerah-daerah terpencil yang berpenduduk sedikit. Selain itu masyarakat di beberapa daerah sampai sekarang belum bisa mendapatkan pasokan listrik selama 24 jam.

Volume permintaan listrik di daerah terpencil relatif kecil membuat pembangunan jaringan listrik terpusat akan menghabiskan banyak anggaran negara dan tidak ekonomis.

Solusi tepat untuk menyediakan pasokan listrik 24 jam sepanjang tahun di daerah terpencil adalah dengan membangun pembangkit listrik berbahan bakar gas atau biomassa.

Pemerintah sendiri tidak perlu khawatir harus menyediakan lebih banyak subsidi untuk membantu masyarakat daerah terpencil mengakses listrik. Misalnya, di daerah terpencil Papua, untuk masyarakat yang mendapatkan listrik secara terbatas saja biaya pulsa handphone jauh lebih besar daripada ongkos listriknya, karena itu pemerintah tidak perlu khawatir.

Eronu Telaumbanua/Jurnalis
Editor: Eni Ariyanti

Pic: ant

5 comments

  1. You are absolutely correct, I’d love to find out new information on this issue! I’m also interested by mobile number location tracker because I feel it truly is very cool now. Thanks.

  2. I am truly loving the design of your site. Do you face any browser interface troubles? A lot of my site visitors have lamented regarding my garageband windows download website not operating the right way in Internet Explorer but looks great in Opera. Do you have any kind of ideas to aid correct the problem?

  3. Hi there, after reading this amazing article i am as well cheerful to share my experience here with friends.

  4. It was wonderful reading this article and I feel you are entirely correct. Tell me in case you’re considering aptoide app, that is my primary expertise. I hope to check back with you soon enough, cheers!

  5. Your means of telling all in this post is genuinely pleasant, all can without difficulty be aware of it, Thanks a lot.|

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*