Potensi Energi Geothermal Guna Pemanfaatan Energi Listrik di Jawa Barat

(Berita Daerah – Nasional) Energi geothermal adalah energi terbarukan yang didapatkan melalui pemanfaatan energi panas yang berasal dari dalam bumi. Pemanfaatan energi panas bumi dapat disalurkan dalam berbagai cara yaitu menghangatkan kondisi ruang, pemanas air, dan menghasilkan listrik.

Pemanfaatan energi panas bumi untuk menghasilkan energi listrik sudah menjadi fokus dari banyak negara di dunia, hal tersebut dikarenakan semakin dibutuhkannya sumber energi baru yang lebih ramah lingkungan serta semakin naiknya harga bahan bakar minyak di dunia yang menyebabkan kebutuhan energi alternatif  semakin mendesak.

Keunggulan panas bumi tidak menimbulkan polusi atau emisi gas rumah kaca, tidak berisik, dan menghasilkan listrik yang lebih besar dibandingkan pembangkit listrik tenaga bahan bakar fosil. Potensi energi panas bumi di Indonesia mencakup 40% potensi panas bumi dunia.

Terdapat 251 lokasi titik sumber panas bumi di 26 provinsi di Indonesia. Total potensi energi dari panas bumi sebesar 27,140 MW atau setara dengan 219 milyar ekuivalen barel minyak. Sementara saat ini kapasitas yang terpasang  mencapai 4% saja dari seluruh potensi yang ada.

Dengan masih besarnya potensi yang dapat dihasilkan dari panas bumi di masa yang akan datang maka PT EEI berusaha mengembangkan dan memanfaatkan potensi dari energi panas bumi tersebut.  Saat ini, PT EEI sedang berfokus pada pengerjaan proyek panas bumi di wilayah Galunggung, Jawa Barat.

Daerah ini memiliki potensi panas bumi yang cukup besar, hal itu berdasarkan hasil survei awal yang dilakukan oleh tim dari LAPI ITB, didapatkan fakta jika energi geothermal di Galunggung memiliki karakteristik yang sama dengan sistem panas bumi Karaha Bodas dan kemungkinan menyimpan cadangan energi sebesar 100 MW.

Pemerintah menaikkan tarif jual listrik panas bumi dari pengembang listrik swasta kepada PT  PLN melalui Permen ESDM nomor 2 tahun 2011. Dengan begitu pemerintah telah menyadari semakin pentingnya potensi pemanfaatan energi panas bumi dan telah menunjukkan dukungannya dalam pengembangan energi panas bumi.

PT EEI telah mendapatkan surat legalitas dalam melaksanakan proyek tersebut dari pemerintah. yaitu SK PSP (Penugasan Survei Pendahuluan) ESDM No:2491K/30/MEM/2013. Sehingga PT EEI merupakan perusahaan yang mendapatkan hak penuh dalam melakukan survei awal di wilayah Galunggung – Jawa Barat.

Proses survei awal merupakan tahap awal dari tahapan-tahapan mengeksplorasi energi panas bumi. Masih terdapat lima tahapan dalam melaksanakan eksplorasi energi panas bumi. Tahapan-tahapan tersebut adalah preliminery survey, temperature gradien wells drilling, eksplorasi, field development, dan power plant development. Dengan banyaknya tahapan tersebut modal yang dibutuhkan pada tahap awal cukuplah besar.

Masih dibutuhkan tambahan modal yang lebih untuk dapat mendorong kegiatan preliminery survei. Kegiatan ini akan membutuhkan banyak bantuan outsource expert, yang dalam proyek ini PT LAPI ITB yang telah diminta kerjasamanya dalam membantu PT EEI.

Potensi energi panas bumi yang besar terutama dengan semakin dibutuhkannya energi baru yang ramah lingkungan sebagai pengganti bahan bakar fosil.

Indonesia menyimpan potensi energi panas bumi sebanyak 40% dari total potensi di dunia. Salah satu provinsi yang memiliki potensi energi panas bumi yang besar adalah wilayah provinsi Jawa Barat. Dengan ditemukannya potensi energi panas bumi yang potensial di Galunggung Jawa Barat maka proyek ini memiliki prospek ke depan yang sangat menjanjikan. Dilansir proyeksi pemasukan pertahun dari proyek ini adalah $92,243,000, dengan NPV $2,467,100,000.

Afif/Regional Analyst at Vibiz Research/VM/BD-ESDM 
Editor : Eni Ariyanti 
image: ant

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*