Sumut Undang Investor Delapan Negara Jajaki Pembangunan di Daerahnya

(Berita Daerah – Sumatera Utara) Indonesia memiliki banyak potensi sumber kekayaan di berbagai sektor, salah satunya adalah seperti Provinsi Sumatera Utara yang memiliki potensi kelapa sawit terbaik dan terbesar produksinya di dunia. Demikian juga pertanian dan pariwisata di Sumut, menghadapi pasar bebas Masyarakat Ekonomi Asean, Wakil Gubernur Sumut dalam wawancara dengan beritadaerah.com berharap dapat memanfaatkan potensi yang ada dengan sebaik-baiknya supaya dapat bersaing dengan pasar domestik dan internasional.

Provinsi Sumut merupakan daerah penghasil kelapa sawit yang terbesar di Indonesia setelah Riau, yang  juga memiliki beberapa program pengembangan salah satunya adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei Kabupaten Simalungun. Melalui kawasan khusus ini nanti akan diproduksi kelapa sawit dan berbagai produk turunannya dimana kelapa sawit memiliki lebih 160 produk turunan. Bukan hanya diolah menjadi minyak goreng saja tetapi bisa menjadi margarine, bahan kosmetik, sabun, pengganti biofuel dan lain sebagainya. Hal ini menjadi potensi yang besar bagi Sumatera Utara.

Dengan potensi yang cukup besar ini Gubernur Sumatera Utara H. Gatot Pujo Nugroho, ST, M.SI mengajak para investor asing dari delapan negara untuk dapat menanamkan modal di bidang Energy, Industri bahkan juga Pariwisata di Sumatera Utara. Hal ini disampaikan Gubernur Sumut dalam acara Welcome Dinner Regional Investment Forum (RIF) 2015.

Acara dihadiri oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia Franky Sibarani, Kapolda Sumut Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo, Pangkosek Hanudnas III Kol (Pnb) Arif Mustofa, Kepala Badan Investasi dan Penanaman Modal Daerah Prov Sumut Hj Purnama Dewi, para konjen negara Belanda, India, Cina dan Jepang di Sumut. Puluhan investor asal delapan Negara yang hadir adalah Korea, Jepang, Dubai-Uni Emirat Arab, Taiwan, Inggris, Singapura, Tiongkok dan Australia.

Dengan menghadirkan langsung para calon investor dalam acara tersebut diharapkan pembangunan baik itu infrastruktur pendukung, listrik, jalan, pelabuhan, bandara dan lainnya dapat segera dikembangkan di Sumatera Utara, dimana selama ini pembangunan masih berfokus kepada pulau Jawa.

Banyak yang dapat ditawarkan kepada para investor yang ingin menanamkan modal di Sumatera Utara salah satunya Proyek Sei Mangkei dan Kuala Tanjung sebagaimana arahan langsung dari Presiden Jokowi.

Untuk persoalan listrik di Sumatera Utara Gubernur Sumut mengatakan bulan Juli 2015 mendatang Presiden Jokowi berencana akan meresmikan dua pembangkit listrik di Pangkalan Susu dan Nagan Raya, Aceh dan juga akan melakukan ground braking power plant Batang Toru.

Diharapkan juga persoalan izin pembangunan PLTA Asahan III segera di keluarkan, juga izin pembangkit mini hidro yang sudah lama namun masih belum mulai dibangun. Dengan peluang-peluang seperti ini Gubernur Sumut berharap di daerahnya mampu menarik investor asing lebih banyak lagi.

Panda/Jurnalis/BD
Editor : Agustinus Purba
image : ant

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*