Kabupaten Katingan Promosi Sektor Perkebunan dan Pertambangan

(Berita Daerah – Kalimantan) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) mengadakan Apkasi International Trade and Investment Summit (AITIS) 2015 pada 13-15 Mei 2015 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta. Adapun dalam kegiatan ini banyak melibatkan banyak peserta hadir dari pemerintah kota, kabupaten, provinsi serta kementerian.

Dalam suatu wawancara dengan Beritadaerah.co.id, Sabtu (6/5), H. Ahmad Yatenglie, Bupati dari Kabupaten Katingan, mengatakan bahwa Katingan telah mengembangkan program kerja dimana visi yakni Katingan cerdas, sehat dan terbuka.  Katingan, terkenal dengan kawasan hutannya, sehingga Katingan membuat program unggulan,  yakni diprogramkan kegiatan berupa “ Katingan Conservation”, untuk borneo, dan untuk kabupaten kota dengan sebutan “The Green Kasongan atau Kasongan kota hijau”.

Kegiatan ini  didukung dengan adanya berbagai tempat strategis lainnya,  yang mana dalam perencanaan ini akhirnya akan digabung dengan keanekaragaman budaya daerah, yaitu budaya dayak.  Budaya dayak yang telah turun temurun menjadi kebanggaan Katingan, akan dijadikan pusat budaya dayak,  dimana sedang direncanakan dan disusun pusat perfilman Asia Tenggara.  Pemerintah juga telah memberikan dukungan dengan alokasi wilayah sekitar 6000 ha untuk pengembangan kegiatan itu.

Dalam menunjang sektor perekonomian, telah dilakukan pengembangan pelabuhan yang sudah disetujui Pemerintah, dimana pelabuhan ini akan dijadikan pelabuhan pengumpul nasional.   Sekarang ini, masih dalam proses pembangunan jalan menuju daerah pelabuhan,  yakni sepanjang 200 km, dengan lebar 60 m, sehingga cukup layak untuk dijadikan sebuah pelabuhan.

Potensi lainnya yang dapat dikembangkan yakni perkebunan, pertambangan, berupa baru bara, sirkon, dan tambang tambang yang lain. Hanya saja yang menjadi hambatan dan kendala yakni di bidang energi. Sejauh ini kebutuhan listrik, dimana tidak hanya di Katingan khususnya, tetapi secara umumnya Kalimantan juga masih kekurangan energi listrik.  Hal ini masih sedang diusahakan bersama baik Katingan dengan Provinsi, sehingga diharapkan Pemerintah Pusat dapat memperhatikan atas ketersediaan energi yang cukup langka ini.  Karena tanpa ketersediaan energi baik untuk Katingan maupun Kalimantan secara umum, tidak akan bisa berkembang dengan pesat. Padahal potensi ketersediaan energi cukup besar di Katingan yakni dalam rangka pembangkit listrik, baik tenaga air, batubara, dan lainnya.

Ketersediaan dari Katingan berupa pelayanan publik, baik dari sisi perizinan, akan segera dilakukan pemangkasan beberapa perijinan sesuai dengan kewenangan yang ada. Hal ini guna untuk mempermudah masuknya investasi ke daerah.    Dikatakan juga bahwa hal lainnya yang dianggap paling penting adalah bagaimana menseleksi keseriusan investor, yang selama ini menjadi hal yang belum seriusnya calon investor yang masuk. Walaupun sangat mudah apabila dilihat dari  sisi perizinan, tetapi dalam hal mendapatkan investor yang serius,  diperlukan suatu penyeleksian, karna kalau tidak kompeten, maka  seleksi akan dilakukan secara selektif .

Harapannya, Katingan merupakan kabupaten yang tetap menarik bagi para investor, maka Bupati mengundang bagi setiap investor yang ingin menanamkan investasi di Kabupaten Katingan, maka Kabupaten akan menyiapkan kemudahan-kemudahannya.

Lea/Journalist/BD
Editor : Lenny Ambarita
image  : bd

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*