BURUH PENGUPAS KELAPA

Mendag : Tren Produk Turunan Berbasis Kelapa Jadi Komoditas Unggulan

(Berita Daerah – Jakarta ) Dahulu komoditas kelapa belum dikenal seperti sekarang ini, tetapi berjalannya waktu komoditas kelapa banyak digunakan untuk kesehatan. Di tahun 2015, Indonesia berhasil mengekspor 1,8 juta ton dengan nilai sebesar US$ 1,2 miliar. Kelapa sendiri memiliki nilai ekonomis dan potensi yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi produk turunan bernilai tambah guna memasok pasar domestik dan pasar ekspor

Kini, masyarakat banyak tertarik mengkonsumsi produk berbasis kelapa seperti Virgin Coconut Oil (VCO), coconut chips, dan gula kelapa sebagai penunjang gaya hidup sehat. Untuk itu telah dibentuk komite yang meneliti secara ilmiah manfaat kelapa dan produk turunannya.

Indonesia menempatkan diri sebagai salah satu negara yang punya peranan penting dalam pengembangan industri berbasis komoditas kelapa. Untuk itulah Indonesia bersedia menjadi tuan rumah Asian and Pacific Coconut Community (APCC) Session/Ministerial Meeting ke-52 di Jakarta.

Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong mengatakan bahwa tren yang berkembang di dunia saat ini, semakin menguatkan kelapa dan produk turunannya sebagai komoditas serbaguna yang naik daun, seperti yang dikutip dalam laman mendag.go.id, Rabu (25/5).

Dalam pertemuan tersebut, negara-negara anggota APCC yang hadir secara bersama-sama menyusun strategi agar kelapa dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang maksimal termasuk mengentaskan kemiskinan. Strategi ini termasuk dalam 4 agenda utama yang disepakati di pertemuan,

Thomas mengatakan bahwa melalui APCC akan memberdayakan petani kelapa secara bersama, mengembangkan rantai pasok yang memberikan harga yang numeratif, serta menghapus hambatan perdagangan.

Pembahasan lainnya juga difokuskan untuk memfasilitasi pengembangan pasar melalui kerja sama dengan lembaga internasional untuk mengembangkan portal informasi produk kelapa berbasis web. Penguatan kerja sama riset guna memajukan teknologi di bidang konservasi bibit unggul dan teknologi pengolahannya.

Akhir dari diskusi negara-negara anggota APCC diarahkan pada penguatan sektor pertanian yang mendukung kelapa menjadi fashionable product di pasar-pasar baru.

Diharapkan nantinya dengan APCC dibentuk, akan mampu meningkatkan kerja sama dalam bidang produksi, pengolahan, serta pemasaran dan penelitian, antara lain melalui pertukaran informasi, statistik, program dan proyek, guna meningkatkan produksi, produktivitas, dan pengembangan produk berbasis kelapa.

Lea/Journalist/BD
Editor : Lenny Ambarita
image  : BD

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*