Indonesia-Iran Sepakati Kerjasama Migas

(Berita Daerah – Jakarta) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said melakukan kunjungan kerja dalam rangka merealisasikan kerja sama di bidang minyak dan gas bumi (migas) pada Senin (30/5) di Teheran, Iran. Didampingi Duta Besar Republik Indonesia (Indonesia) untuk Republik Islam Iran (Iran) Octavino Alimudin, Menteri Sudirman bertemu dengan Menteri Perminyakan Iran, Bejan N. Zanganeh.

Dalam pertemuan yang ketiga kali ini meghasilkan tujuh kerjasama bidang migas yang disepakati, mencakup: kerja sama hulu migas di Iran, perdagangan produk migas, proyek gas, pengolahan minyak, petrokimia, industri penunjang migas, hingga peningkatan kapasitas sumberdaya manusia (SDM) di bidang migas.

Dalam pertemuan tersebut Menteri Zanganeh menyampaikan, bahwa selama ini hubungan Indonesia-Iran amat tulus dan bersahabat. Iran menunggu kedatangan Pertamina untuk bekerja sama dengan National Iranian Oil Company (NIOC). Dimulai dengan kerja sama jangka pendek dalam bentuk jasa dan perdagangan, tambahnya, setelah itu silakan dikembangkan pada jangka menengah dan panjang.

Mengutip laman esdm, Selasa (31/5), Menteri Sudirman menegaskan bahwa Indonesia memandang penting relasi dengan Iran sebagai salah satu negara besar di kawasan Timur Tengah. “Hari ini adalah tonggak baru dalam hubungan kerja sama migas dengan Iran. Dalam jangka pendek akan disepakati kerja sama pasokan liquified petroleum gas (LPG) dan minyak mentah dari Iran ke Indonesia. Kami juga menggali peluang kerja sama jangka panjang, seperti investasi hulu migas dan pengembangan SDM.

Tiga dari tujuh rencana kerja sama dikonkretkan dengan disepakatinya kontrak pembelian 80.000 ton LPG jangka pendek untuk 2016 antara Pertamina dan NIOC. Dalam jangka panjang, Iran siap memasok hingga 500.000 ton LPG ke Indonesia.  Saat ini, kebutuhan LPG Indonesia telah mencapai 6 juta ton/tahun. Lebih dari separuhnya diimpor dan terus meningkat setiap tahunnya seiring program konversi LPG.

Pertamina-NIOC juga bersepakat untuk melakukan pembahasan lanjutan terkait pembelian minyak mentah dan akses investasi hulu di Iran bagi Pertamina pasca-kunjungan kerja 30 Mei 2016 ini.

Selain itu, dibahas juga rencana investasi Iran dan pasokan minyak mentah pada kilang swasta di Situbondo. Sesuai Perpres kilang, imbuh Menteri Sudirman, Pertamina dapat menjadi off-taker dari produk kilang swasta, tentunya setelah melalui proses due dilligence.

Panda/Journalist/BD
Editor : Agustinus Purba
image  : esdm

2 comments

  1. What i do not realize is if truth be told how you are no longer really much more smartly-liked than you may be right now. You’re so intelligent. You realize therefore significantly in terms of this matter, produced me for my part consider it from numerous numerous angles. Its like men and women don’t seem to be fascinated unless it¡¦s something to do with Woman gaga! Your individual stuffs great. Always take care of it up!

  2. Hi there, I found your web site by means of Google at the same time as looking for a similar subject, your website got here up, it appears to be like good. I’ve bookmarked it in my google bookmarks.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*