Enam Daerah di Jateng Siap Menantikan Investor

(Berita Daerah – Jawa) Provinsi Jawa Tengah kini telah menjadi daya tarik bagi investor baik dalam maupun dari luar negeri. Terutama enam kabupaten dan kota di Jawa Tengah, yakni Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Boyolali, Wonogori, Kendal, dan Kota Tegal siap bersaing untuk mendapatkan penghargaan sebagai kabupaten dan kota pro investasi.

Jateng saat ini tengah menjadi primadona bagi para investor, hal tersebut dinyatakan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Dr Ir Sri Puryono saat membacakan sambutan tertulis Wakil Gubernur Jateng Drs H Heru Sudjatmoko pada Diskusi Panel Pemberian Penghargaan Kabupaten/Kota Pro Investasi di Semarang.

Provinsi Jateng mempunyai banyak potensi yang mendukung peminatan investasi. Antara lain kondisi geografis yang strategis, infrastruktur penunjang, seperti jalan, bandara, pelabuhan laut dan kereta api. Ditambah potensi alam di sektor pertanian, pertambangan dan energi melimpah, maupun ketersediaan lahan yang cukup luas dan eksisting kawasan industri.

Tidak hanya itu wilayah Jateng juga memiliki sangat banyak tenaga kerja yang terlatih dari politeknik, SMK maupun Balai Latihan Kerja. Tidak kalah penting adalah komitmen pemda mewujudkan regulasi kebijakan pro investasi.

Sekda Jawa Tengah juga menanggapi bahwa dengan iklim investasi yang kian membaik di daerahnya maka pemerintah perlu mengoptimalkan pelayanan kepada para investor. Bukan hanya kecepatan pelayanan tetapi juga termasuk kualitas pelayanan yang sopan dan ramah, selain itu juga membuka gerai investasi di berbagai daerah untuk mempermudah izin usaha.

Hal yang terpenting yang juga perlu dipehatikan adalah pemerintah perlu  mendorong semua perijinan bisa dilayani secara online. Jadi masyarakat tidak perlu ke Gerai Investasi, cukup online yang prosesnya lebih cepat, efektif dan efisien.

Namun permasalahan yang dihadapi sampai saat ini adalah belum optimalnya kerja sama pengembangan investasi baik di dalam maupun luar negeri, serta keterbatasan sarana dan prasarana investasi termasuk kawasan industri, ketersediaan energi, dan air bersih.

Menangapi hal tersebut Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Tengah Rina Irawati SH M Hum menjelaskan, beberapa masalah berat yang tengah dihadapi Jateng adalah tingkat kemiskinan yang semakin tinggi, terbatasnya lapangan pekerjaan, dan jumlah pengangguran kian tinggi. Berbagai upaya harus dilakukan untuk memecahkan persoalan tersebut. Salah satunya meningkatkan kegiatan penananaman modal usaha.

Pemerintah berharap dengan adanya iklim investasi di Jawa Tengah dapat mendorong kinerja pemerintah kabupaten dan kota di bidang penaman modal, terciptanya iklim usaha yang kondusif, meningkatkan penanaman modal, serta pertimbuhan ekonomi daerah.

Panda/Journalist/BD
Editor : Agustinus Purba
image  : Jatengprov

3 comments

  1. As soon as I found this web site I went on reddit to share some of the love with them.

  2. Sprawdź najlepsze pozycjonowanie stron

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*