Palme

Groundbreaking Perumahan Green Palme Residence Tigaraksa di Tangerang

(Berita Daerah – Jawa) Dalam rangka memperingati Hari Perumahan Nasional (Hapernas) 2016, Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Perumahan Green Palme Residence Tigaraksa di Tangerang.

Selain di Tangerang Kementerian PUPR juga melakukan groundbreaking yang sama di empat lokasi lainnya secara serentak seperti di Bekasi, Garut, Lampung dan Yogyakarta. Kegiatan ini dilakukan pemerintah untuk mendukung tercapainya program pembangunan sejuta rumah.

Melalui tema Harpenas 2016 yaitu “Percepatan Pelaksanaan Program Satu Juta Rumah Melalui Kemudahan Perizinan”, menjadi salah satu bentuk pemerintah untuk memperhatikan dan mendorong proses perizinan yang menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan Program Sejuta Rumah.

Perumahan Green Palme Residence akan dibangun di atas lahan seluas 15 hektar dan menyediakan 1.386 unit hunian dengan tipe 30/60 yang di dalamnya terdapat dua kamar tidur, satu kamar mandi dan dapur.

Perumahan yang dibangun untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tersebut akan dijual dengan kisaran harga Rp 133 juta/unit, dengan cicilan Rp 800.000 per bulan yang dapat diangsur selama masa tenor 20 tahun disertai bunga 5 persen setiap tahunnya.

Pemerintah melihat Tangerang sangat strategis karena menjadi daerah urbanisasi dari daerah-daerah lain termasuk dari Jakarta. Kemudian pembangunan infrastruktur jalanan, sarana transportasi dan penghunian pun tumbuh pesat dengan baik.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan ada permasalahan lain yang masih  menjadi kendala utama yaitu proses perizinan. Pemprov Tangerang berharap pemerintah pusat membuat perizinan yang mudah untuk diterapkan di daerah-daerah karena pemerintah daerah akan mengikuti peraturan dari pemerintah pusat.

Direktur Rumah Umum dan Komersial Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Irma Yanti mengatakan, bahwa Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan dan Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan turut serta dalam menempuh langkah-langkah untuk mencapai kesuksesan Program Sejuta Rumah.

Langkah-langkah yang dilakukan seperti kerjasama dan koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait, dengan para pemangku kepentingan bidang perumahan untuk membahas segala permasalahan dan strategi aspek pertanahan, perizinan, pendanaan dan sistem pembiayaan, infrastruktur, serta peran serta swasta.

Berdasarkan data BPS, pada 2015 backlog kepemilikan rumah secara nasional mencapai 11,4 juta unit, hal ini dianggap pemerintah masih kurang, untuk itu pemerintah terus berupaya mempercepat pembangunan perumahan guna mendukung program sejuta rumah di daerah-daerah di Indonesia.

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, dituangkan juga sebagai salah satu arah dan kebijakan percepatan pembangunan infrastruktur adalah melalui penyediaan perumahan.

Panda/Journalist/BD
Editor : Agustinus Purba
image  : PU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*