Kementerian PUPR : Anggaran Perumahan 2017 Mencapai Rp 9 Triliun

(Berita Daerah – Jakarta) Program pembangunan rumah bagi masyarakat telah menjadi prioritas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Untuk itu dalam Rakor PUPR di Gedung Auditorium Kementerian, Jakarta, Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menganggarkan pembangunan perumahan sekitar Rp 9 triliun pada tahun 2017.

Anggaran ini untuk pelaksanaan pembangunan berbagai program perumahan masyarakat seperti rumah susun (Rusun), rumah khusus (Rusus), rumah swadaya dan bantuan pembangunan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) rumah bersubsidi serta belanja pegawai.

“Tahun 2017 mendatang anggaran Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan untuk pembangunan rumah masyarakat dan belanja pegawai mencapai angka Rp 9 Triliun,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Syarif Burhanudddin yang dikutip dari laman pu.go.id, Jumat (2/9).

Anggaran  yang dipersiapkan sebesar Rp 9 Triliun nantinya dibagi menjadi dua yakni untuk alokasi anggaran fisik sekitar 95,26 persen atau Rp 8,5 Triliun dan non fisik sekitar 4,74 persen atau Rp 426,7 Milyar. Anggaran fisik tersebut akan digunakan untuk membangun sekitar 12.699 unit Rusun, 4.815 Rusus, bantuan rumah swadaya 117.500 unit dan PSU untuk 21.750 unit rumah bersubsidi pemerintah.

Sedangkan untuk anggaran non fisik rencananya akan digunakan untuk belanja pegawai, pembinaan dan pengawasan serta belanja barang. “Total target pembangunan rumah yang akan akan dilaksanakan oleh Ditjen Penyediaan Perumahan sebanyak 134.814 unit rumah,” terangnya.

Untuk mendorong peningkatan anggaran pembangunan perumahan untuk masyarakat, imbuh Syarif, dirinya bersama para Direktur yang ada di lingkungan Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan juga telah melakukan beberapa kesepakatan bersama agar terjadi penghematan anggaran non fisik. Salah satunya dengan kegiatan sosialisasi program perumahan yang sebelumnya dilakukan oleh masing-masing Direktorat menjadi satu kegiatan yang dikoordinir oleh Sekretariat Ditjen Penyediaan Perumahan.

Kedepan untuk kegiatan sosialisasi program perumahan dilaksanakan tidak dilakukan terpisah-pisah oleh masing-masing Direktorat. Tapi semua kegiatan sosialisasi akan dikoordinir oleh Sekreatriat Ditjen Penyediaan Perumahan sehingga saat sosialisasi, pemerintah daerah, pengembang, maupun dinas yang membidangi perumahan di daerah bisa mendapatkan informasi program Rusun, Rusus, Rumah Swadaya dan bantuan PSU secara utuh dan dalam satu kegiatan. Dengan alokasi anggaran perumahan yang dipersiapkan ini, secara tidak langsung akan membantu target pemerintah dalam program sejuta rumah.

Yohan/Journalist/BD
Editor : Lenny Ambarita
image  : PU

One comment

  1. I luke readiong through an article that will make menn and women think.
    Also, many thanks for permitting me to comment!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*