MEMASUKI PANEN BUAH NAGA

Kabupaten Tebo Kembangkan Komoditi Rintisan Prospektif

(Berita Daerah – Sumatera) Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi memiliki lahan yang mempunyai keungulan komparatif serta kondisi iklim yang baik buat komoditas buah naga merah (Hylocereus polyrhizus ) yang merupakan komoditi rintisan yang prospektif.

Mengutip dari laman tebo.go.id, Selasa (20/12), Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tebo  Ir Sarjono mengatakan bahwa Kabupaten Tebo tengah mengembangkan komoditi hortikultura yaitu buah naga merah. Dimana buah naga ini akan dikembangkan dalam pembudidayaan serta pemasarannya. Kabupaten Tebo memang punya keunggulan secara komparatif, dibandingkan dengan daerah lain yang juga melakukan pembibitan buah naga untuk dikembangkan.

Seperti daerah Liurang, ternyata  hampir seluruh tanaman buah naga disana sedang tidak mengeluarkan buah. Sementara di Kabupaten Tebo sedang panen buah naga. Bahkan saat ini setiap pokok tanaman  masih menyisakan  buah  yang akan kembali dapat dipanen.

“Bukankah itu menunjukan bahwa kondisi  iklim dan lahan yang di daerah kiita mempunyai keunggulan komparatif ?  Dan peluang inlah yang  hendaknya dapat kita manfaatkan secara optimal,” kata Sarjono.

Jika program pengembangan buah naga ini berhasil dilaksanakan dan diikuti oleh  petani hortikultura lainnya, maka buah naga erah  akan menjadi  icon Kabupaten Tebo. Untuk tahap pertama pengembangannya  adalah di Kabupaten Tebo yang akan menjadi salah satu sentra bibit buah naga di Provinsi Jambi.

Persiapan untuk itu telah dilakukan dengan  menjadikan lahan 1,8 hektare di BPP Rimbo Ilir sebagai  sumber  bibit buah naga  merah. Sebanyak 1258  tiang  tonggak  sedang dipersiapkan dan bibit pun sudah siap. Pemerintah daerah, melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jambi  telah berkenan membantu  kelancaran pembangunan kebun bibit buah naga berupa bantuan pengadaan tiang  dan bantuan bibit  buah naga bagi masyarakat Tebo.

Untuk percepatan  pengembangan buah naga ini, prioritas utama penerima bantuan bibit buah naga baik dari Kabupaten Tebo maupun Propvinsi Jambi adalah kepada para Kelompok Wanita Tani ( KWT ) dan TP- PKK  di desa desa kecamatan Ribo Ulu, Rimbo Bujang, Rimbo Ilir dan VII Koto. Tanaman ini setahun sudah  dapat berbuah dan  masa tumbuhnya bisa mencapai 15 tahun, oleh karena itu investasi awal yang utama setelah bibit  adalah tiang tonggak yang kuat/kokoh  yang akan dibebani  puluhan sulur tanaman buah naga.

Masih banyak lagi peluang bisnis untuk komoditi ini, tidak perlu khawatir juga untuk pemasaran sebab kebutuhan serta permintaan masih cukup tinggi. Untuk itu, investasi masih diperlukan untuk membantu memperluas pengembangan untuk komoditas ini.

Lea/Journalist/BD
Editor : Lenny Ambarita
Image : BD

5 comments

  1. What i don’t understood is in reality how you are now not actually much more smartly-preferred than you might be right now. You are so intelligent. You understand thus considerably on the subject of this matter, produced me in my view imagine it from a lot of various angles. Its like men and women are not fascinated until it is one thing to do with Girl gaga! Your individual stuffs nice. Always handle it up!

  2. It¡¦s really a cool and helpful piece of information. I am glad that you simply shared this useful information with us. Please stay us up to date like this. Thank you for sharing.

  3. Its excellent as your other articles : D, thankyou for putting up. “The art of love … is largely the art of persistence.” by Albert Ellis.

  4. You are a very capable individual!

  5. This is very interesting, You are a very skilled blogger. I’ve joined your rss feed and look forward to seeking more of your wonderful post. Also, I’ve shared your web site in my social networks!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*