Empat Rumah Susun Segera Dibangun Pemprov Lampung Tahun 2017

(Berita Daerah – Sumatera) Pembangunan sejumlah infrastruktur pemukiman telah menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung. Untuk itu Pemprov Lampung melalui Dinas Pengairan dan Pemukimam akan membangun empat Rumah Susun (Rusun) pada Tahun 2017 pada lokasi yang berbeda.

“Kami akan membangun rusun di lahan Kotabaru ITERA, Pringsewu, Pesisir Barat dan Mesuji,” kepala Dinas Pengairan dan Pemukiman, Edarwan yang dikutip laman lampungprov.go.id, Senin (02/01).

Sebelumnya, Dinas Pengairan dan Pemukiman sudah membangun rusun di Mesuji dengan sistem multiyears, akan dilanjutkan tahun ini. Pada tahun 2016 telah dilakukan tahap pertama, sedangkan tahun 2017 akan dilanjutkan kembali.

Edarwan mengatakan, pembangunan rusun itu bertujuan untuk penataan lingkungan dan efisiensi lahan yang makin terbatas dan mahal, serta adanya tuntutan kebutuhan perumahan bagi penduduk dalam jumlah besar.

Dia mencontohkan, pembangunan rusun di Kotabaru bertujuan untuk mempermudah pegawai rumah sakit ke RSBNH. Dengan adanya rusun, pegawai RSBNH dapat menghemat waktu perjalanan dan efektifvitas terhadap kinerja RS tersebut.

Selanjutnya pembangunan Rusun Kampus Itera memfasilitasi mahasiswa dan pegawai kampus tersebut. Pembangunan rusun di Pringsewu merupakan fasiltas penunjang untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) setempat. Di Kabupaten Pesisir Barat satu rusun untuk permukiman nelayan.

Edarwan menambahkan pembangunan perumahan merupakan salah satu unsur yang penting dalam strategi pengembangan wilayah, yang menyangkut aspek yang luas di bidang kependudukan, dan berkaitan erat dengan pembangunan ekonomi dan kehidupan sosial dalam rangka pemantapan ketahanan nasional.

Untuk anggaran pembanguan rusun di empat lokasi itu, pihaknya mempersiapkan anggaran sebesar Rp 87 Miliar bersumber dari APBN. Saat ini, pembangunannya hanya tinggal menunggu proses kontrak dengan Kementerian Pengejaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Edarwan tambahkan bahwa pembangunan rusun ini akan dapat dimulai, bila proses tender rampung. Kemungkinan pada pertengahan tahun. Sehingga pada 2018 sudah dapat dihuni.

Yohan/Journalist/BD
Editor : Lenny Ambarita
image  : Lampungprov

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*