Tahun 2017, Sebanyak 30.000 Embung akan Dibangun 3 Menteri

(Berita Daerah – Jakarta) Dalam rangka program kerja Presiden Joko Widodo untuk sektor pertanian dalam mencapai target swasembada pangan nasional. Maka Presidon Jokowi menugaskan kepada tiga kementerian untuk membangun 30 ribu embung pangan sepanjang tahun 2017.

Mengutip dari laman infopublik.id, Kamis (5/1), Presiden Jokowi mengatakan tiga kementerian itu yakni Kementerian Pertanian, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemen Desa PDTT).

Sampai saat ini, sudah ada 3.700 embung yang telah dibangun. Sehingga dengan tiga menteri yaitu Menteri Pertanian, Menteri Desa PDTT, Menteri PUPR, harus membangun 30.000 embung tahun ini baik yang kecil, besar dan sedang, kuncinya ada disitu. Target embung yang akan dibangun tahun ini dapat mencapai 30.000 embung.

Embung merupakan salah satu kunci kesuksesan pertanian, dengan begitu, seperti yang dikatakan oleh Presiden Jokowi bahwa hasil pertanian di Indonesia diharapkan dapat meningkat sehingga dapat diekspor ke negara tetangga.

Sementara, di bidang pertanian, air merupakan kuncinya. Jadi kalau sudah diperbaiki irigasi primernya sekundernya tersiernya, maka air ada mengalir. Tetapi stok air ada yang jauh dari waduk itu, jauh dari sungai itu dan tidak dikelola dan ditangani dengan baik pada saat kemarau, itu yang mengakibatkan stok air tidak ada, maka orang jika mau berproduksi harus dari mana airnya, tidak mungkin memerintah orang untuk menanam, tetapi airnya tidak tersedia.

Presiden Jokowi mengatakan bahwa pasalnya, Indonesia adalah negara yang memiliki sumber daya air berlimpah. Permasalahannya adalah tidak dimanfaatkan secara optimal. Maka dari itu, butuh sinergi lintas kementerian agar sumber daya air dapat dimanfaatkan secara maksimal bagi pertanian. “Sehingga itu menjadi kunci, ini juga menjadi salah satu kunci produksi kita naik atau tidak naik”, ungkap Presiden.

Dengan begitu, produksi sektor pertanian yang diharapkan akan naik, akan mampu megalami peningkatan. Sebagai dampaknya adalah harga pangan pun mampu mengalami penurunan dalam jangka yang panjang. Itu menandakan bahwa suplainya lebih banyak dibandingkan kebutuhan.

Lea/Journalist/BD
Editor : Lenny Ambarita
Image : BD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*