Keramba ikan Nila di danau Toba (Photo: Mark/BD)

KKP Berikan Akses Pemodalan bagi Pelaku Usaha Perikanan Sebesar Rp 38,7 miliar

(Berita Daerah – Jakarta) Potensi sumber daya alam di bawah laut Indonesia amat berlimpah dan belum sepenuhnya dimaksimalkan demi kesejahteraan bangsa. Oleh sebab itu, pemerintah telah menjadikan sektor kelautan dan perikanan menjadikan salah satu sektor prioritas untuk dikembangkan.

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo mengenai pemerataan dan pemberdayaan masyarakat, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan akses permodalan kepada para pelaku usaha di sektor kelautan dan perikanan. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kelautan dan Perikanan (BPSDMPKP) Rifky Effendi Hardijanto saat acara Refleksi 2016 dan Outlook 2017 Program Pengembangan SDM dan Pemberdayaan Masyarakat KP di kantor KKP, Jakarta.

“BPSDMPKP mendapat penugasan untuk mendorong pemerataan dan pemberdayaan masyarakat kelautan dan perikanan, sehingga pencapaian ekonomi makro yang disumbangkan oleh KKP kepada perekonomian nasional dapat dirasakan oleh masyarakat khususnya di daerah pedesaan pesisir terpencil, dan terluar,” kata Rifky yang dikutip laman infopublik.id, Selasa (10/1).

Rifky menjelaskan, pada 2016 KKP telah memfasilitasi kredit sebesar Rp 38,7 miliar untuk 921 pelaku usaha dari total 2.000 pelaku usaha. Sedangkan 1.079 pelaku usaha atau sisanya masih dalam proses bentuk proposal usaha. Pelaku usaha tersebut terdiri dari perorangan maupun kelompok.

Sementara Kepala Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat KKP Endang Suhaedy mengatakan pemberian fasilitas kredit dilakukan oleh para perbankan baik negara maupun swasta melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Untuk fasilitas kredit, KKP meminta kepada pihak bank dengan rata-rata Rp 50 juta sampai Rp 1 miliar.

Untuk syarat mendapatkan kredit, Endang mengungkapkan, sesuai dengan persyaratan pengajuan kredit usaha yang ditetapkan oleh masing-masing perbankan. Sampai saat ini, perbankan yang terlibat memberikan kredit adalah BRI dan BNI. Tujuan dari pemberian kredit usaha ini untuk mengembangkan usaha, misalnya para nelayan yang tadinya mempunyai satu tambak, setelah mendapatkan akses kredit bisa tambah lima tambak, ungkap Endang.

Tugas KKP, sambung Endang, sejauh ini hanya sebatas memberi kawalan dan kepercayaan baik kepada pelaku usaha maupun perbankan, pengawalan dilakukan mulai dari pengajuan sampai dengan selesai pelunasan.

Diharapkan dengan pemberian akses pemodalan bagi para pelaku usaha perikanan dapat meningkatkan produksi perikanan nasional serta memberikan kesejahteraan nelayan dan penduduk di pesisir atau pulau kecil.

Yohan/Journalist/BD
Editor : Lenny Ambarita
Image : BD

One comment

  1. YcGrlz Undoubtedly advantageous mindset, thank you for sharing with us.. Liking the posting.. all the best Enjoying the posting.. bless you Value the posting you given..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*