Memasuki Tahun 2017, Jabar Siap Dongkrak Jumlah Wisman yang Datang

(Berita Daerah – Jawa) Kementerian Pariwisata sangat optimis memasuki tahun 2017 akan adanya kenaikan kunjungan wisman di Indonesia, dengan disertai adanya pengembangan perluasan terminal baru maupun adanya penambahan rute penerbangan.  Di Kota Bandung, dengan adanya terminal baru internasional di Bandara Husein Sastranegara, dimana sejak dari awal Januari 2017, Bandara ini telah siap beroperasi, hal ini atas support PT Angkasa Pura II (Persero).  Sementara untuk rute penerbangan domestik, sejak per 6 April 2016 lalu, Bandara Husein Sastranegara sudah mulai beroperasi. Terminal baru dengan luas 6.297 m², mampu menampung 1 juta penumpang pesawat per tahun.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengatakan bahwa untuk sektor Pariwisata, ada rumus pengembangan destinasi yakni 3 A (Atraksi, Akses dan Amenitas). Bandara merupakan implementasi dari akses, memperluas dan mempermudah akses menuju destinasi yang hendak dituju.  Dan hampir 75% akses wisman masuk ke Indonesia melalui jalan udara.  Oleh karenanya, pembangunan fasilitas airport harus yang lebih luas, lebih nyaman, lebih bagus. Inilah yang paling dapat mendukung tourism di Indonesia, banyak dari wisman akan gunakan fasilitas udara, dibandingkan darat, selain lebih cepat dan waktunya lebih cepat.  Sekarang, Bandara Internasional Husein Sastranegara sudah memiliki kapasitas total 3,4 juta penumpang per tahun atau jauh lebih besar dibandingkan dengan sebelumnya yang hanya 600.000 penumpang per tahun, demikian keterangan ini disampaikan kepada Beritadaerah.co.id, Rabu, (11/1).

Director Operation & Engineering of PT Angkasa Pura II (Persero) Djoko Murjatmodjo mengatakan bahwa dengan terminal baru ini, akan dapat menarik minat maskapai dalam membuka rute internasional guna mendukung pertumbuhan pariwisata di Jawa Barat.  Sementara itu, target kunjungan wisatawan untuk tahun 2017 yakni 15 juta wisman, jumlah ini yang ditetapkan oleh Kemenpar.  Sedangkan untuk fasilitas pelayanan terminal baru ini yakni 10 counter check-in untuk penerbangan internasional dan sistem penanganan bagasi Automatic Baggage Conveyor terbaru.  Kegunaannya adalah  untuk memudahkan dan meningkatkan pelayanan pelayanan serta mempercepat pengambilan bagasi kepada pengguna jasa bandara.

PT Angkasa Pura II (Persero) telah berkoordinasi dan melakukan simulasi uji coba terminal internasional baru ini dua minggu sebelum dilakukannya soft operation bersama dengan berbagai stakeholder bandara seperti maskapai, Imigrasi, Bea Cukai, dan Karantina guna memastikan kelancaran pada saat pengoperasian dalam rangka soft operation ini.

Adapun nilai investasi yang dikeluarkan oleh PT Angkasa Pura II (Persero) untuk pembangunan terminal baru domestik dan internasional serta fasilitas di Bandara Internasional Husein Sastranegara yakni sebesar Rp 177 miliar yang seluruh pendanaannya pembangunan tersebut menggunakan kas internal korporasi.

Maskapai yang telah membuka penerbangan dari dan ke Bandara Internasional Husein Sastranegara adalah AirAsia, Lion Air, Citilink, Kalstar, Nam Air, Xpress Air, Wings Air, Malindo Air dan Silk Air, dan sampai saat ini, Bandara ini telah melayani 40 penerbangan internasional per minggu dan 64 penerbangan domestik per hari.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, Bachdi R, mencatat kedatangan tamu mancanegara melalui Bandara Husein Sastranegara pada Agustus 2016 sebanyak 12.500 orang, atau mengalami peningkatan sebesar 32,23% dibandingkan Juli 2016 yang tercatat sebanyak 9.453 orang. Wisman yang datang melalui Pelabuhan Muarajati Cirebon seluruhnya adalah para crew kapal hanya 46 orang pada Juli 2016, menjadi 163 orang pada Agustus 2016 atau naik sebesar 254,35%.

Lea/Journalist/BD
Editor : Lenny Ambarita
Image :BD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*