(Berita Daerah – Sumatera) PT Angkasa Pura II (Persero) telah mengoperasikan terminal baru yang modern dan megah dari Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Rabu (11/1). Bandara Depati Amir merupakan bandar udara yang terletak di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. PT Angkasa Pura II telah mengelola bandara ini sejak bulan Januari 2007.

Terminal baru yang modern ini memiliki dua lantai, dan mampu menampung sebanyak 1,5 juta penumpang pesawat per tahun, dilengkapi 12 check-in counter, 3 departure gate, 2 garbarata. Fasilitas penunjang lainnya seperti executive lounge, wifi, toilet difabel, dua mesin self check-in, dan musholla disiapkan untuk melayani penumpang.

Berdiri di atas lahan 12.000 meter persegi, terminal baru itu mengusung konsep desain cual di beberapa ornamen pintu dan dinding. Sementara fasilitas pendukung lainnya seperti fasilitas parkir kendaraan bermotor juga ditingkatkan menjadi untuk sebanyak 300 mobil dan 120 sepeda motor.

Mengutip laman infopublik.id, Rabu (11/1), Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan pihaknya optimis terminal baru ini dapat meningkatkan pelayanan dan citra dari Bandara Depati Amir sebagai Pintu Gerbang Negeri Serumpun Sebalai, sekaligus menjadi landmark baru di Kota Pangkalpinang. Pembangunan terminal baru yang modern ini dibangun dengan nilai investasi sebesar Rp 300 miliar.

Melalui pengoperasian terminal baru ini kami juga menargetkan lebih banyak penerbangan dari dan ke Pangkalpinang guna mendorong pertumbuhan perekonomian. Dengan pengoperasian terminal baru ini diharapkan adanya peningkatan wisatawan yang berkunjung ke Pulau Bangka dan Provinsi Bangka Belitung.

Muhammad Awaluddin mengatakan, dengan pengoperasian terminal baru tersebut, terminal lama tidak difungsikan dan perseroan juga belum menentukan untuk penggunaan terminal lama bandara Depati Amir selanjutnya. Pihak perseroan sekarang fokus pada penerbangan domestik, kedepan juga akan mempersiapkan terminal ini untuk melayani penerbangan internasional.

Yohan/Journalist/BD
Editor : Lenny Ambarita
Image : Infopublik