Masyarakat Bisa Dapatkan Rumah dengan Bantuan Skema Subsidi Selisih Bunga

(Berita Daerah – Jakarta) Pemerintah memberikan subsidi bagi kepemilikan rumah sederhana bagi masyarakat. Pemberian subsidi ini mendukung program sejuta rumah yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi. Program Setuja Rumah merupakan program strategis nasional yang dapat mengurangi kesenjangan infrastruktur secara efektif untuk masyarakat.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam hal ini Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Maurin Sitorus mengatakan bahwa Skema Subsidi Selisih Bunga (SSB) dapat dijalankan terlebih dahulu dibandingkan KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Dalam acara Rapat Kerja Internal Direktorat Jenderal (Ditjen) Pembiayaan Perumahan Tahun 2017 di Ruang Rapat Prambanan, Jakarta, Senin (16/1), Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Maurin Sitorus mengatakan SSB bisa dijalankan lebih dahulu karena penerbitan DIPA KPR Sejahtera FLPP lebih lama daripada SSB.

“Untuk Konversi dari KPR Sejahtera FLPP ke SSB sudah dirapatkan di kantor Wakil Presiden.  Berdasarkan arahan dari Wakil Presiden, konversi ini didasarkan pada UU APBNP”, jelas Maurin yang dikutip laman pu.go.id, Rabu (18/1).

Berdasarkan keterangan tersebut, ia mengatakan bahwa SSB sekarang sudah jalan dan masyarakat bisa mendapatkan rumah dengan bantuan pembiayaan perumahan melalui  SSB.

“Meskipun SSB bisa dijalankan lebih dahulu tetapi kalau bisa sedapat mungkin KPR Sejahtera FLPP bisa mengurangi SSB. Hal ini untuk mengurangi beban Fiskal”, terang Maurin.

Terkait dengan Bantuan Pembiayaan Perumahan bagi MBR, Pemerintah dalam hal ini Ditjen Pembiayaan Perumahan memiliki beberapa skema bantuan pembiayaan perumahan, antara lain skema KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR Sejahtera FLPP), kemudian skema bantuan pembiayaan KPR Sejahtera SSB. Selain itu, pemerintah juga memberikan Bantuan Uang Muka (BUM) untuk MBR. Khusus untuk BUM diberikan untuk pembelian rumah tapak bersubsidi.

Dari total alokasi anggaran Kementerian PUPR sebesar Rp 101,496 triliun, Ditjen Pembiayaan Perumahan memperoleh anggaran sebesar Rp 240 miliar, Di bidang pembiayaan Perumahan yaitu pembangunan rumah umum yang terdiri dari rumah tapak dan rusunami melalui KPR FLPP sebanyak 120.000 unit, Prasarana dan Sarana Umum (PSU) untuk perumahan bagi MBR sebanyak 14.000 unit, serta subsidi selisih bunga sebanyak 225.000 unit.

Yohan/Journalist/BD
Editor : Lenny Ambarita
Image : PU

5 comments

  1. It’s remarkable designed for me to have a website, which is valuable for my knowledge. thanks admin
    [url=http://www.ayacara.org/category/shopping/toys-and-games/]Maglia Arsenal 2017[/url]

  2. Hi there, i read your blog from time to time and i own a similar one and i was just curious if you get a lot of spam
    feedback? If so how do you reduce it, any plugin or anything you can advise?

    I get so much lately it’s driving me mad so any support is very much
    appreciated.

  3. Thanks for finally talking about >Masyarakat Bisa Dapatkan Rumah dengan Bantuan Skema Subsidi Selisih Bunga – Berita Daerah <Loved it!

  4. Fantastic beat ! I would like to apprentice while you amend your site,
    how can i subscribe for a blog site? The account aided me a
    applicable deal. I were tiny bit familiar of this your broadcast offered shiny transparent idea

  5. AndersonC Turkiet AudryLern
    AdriannaC Juventus ShaunaWea
    Renatolsb Everton TanjaSout
    PaulaZoll Frankrike RickyBrod
    Kaitlyndu Tyskland Cheriejcx
    MarilynnB Osterrike MichaelSt
    Klaudiamh Elfenbenskusten Elisaolqb
    MabelHeym Seattle Sounders DonnyOng
    Summerljl Real Madrid Leonorehz
    KobyGrigs Juventus PauletteC
    GeriElkin Turkiet LatriceTo
    JonathanB Argentina AguedaBur
    AMOFloyd Everton BreannaIb
    AmbroseMe Manchester City Harveywtj
    CaitlynBe England DoreenMab

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*