Sekda Dukung Program konversi LPG ke Gas Bumi

Pemprov Sumsel Dukung Program Konversi LPG ke Gas Bumi

(Berita Daerah – Sumatera) Program koversi dari LPG ke Gas Bumi merupakan program strategis yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan mengingat di Sumsel sendiri sangat berlimpah ruah sumber daya alam gas dan minyak.

Mengutip dari laman sumselprov.go.id, Senin (23/1), Pelaksana Tugas Sektretariat Daerah Sumatera Selatan Joko Imam Sentosa mengatakan bahwa saat ini pertambangan sudah dikembalikan ke provinsi, jadi rencana ini harus betul-betul ditingkatkan dan dikembangkan, kalau program ini sudah dikembangkan produktivitas akan meningkat.

Joko juga mendukung serta mendorong program ini. Dukungan ini disampaikan saat audiensi dengan Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur, Ditjen Migas Kementerian ESDM Alimuddin Baso. Sumsel sendiri kini sudah menyalurkan sumber daya alam gas dan minyak ke berbagai daerah dan negara. Apalagi program ini juga menyongsing infrastruktur yang telah ada dalam memudahkan masyarakat dalam menunjang kebutuhan sehari-hari. Daerah yang telah disuplai diantaranya Prabumulih, sampai ke 17 Kabupaten Kota beralih ke gas bumi.

Saat diakhir audiensi, Plt. Sekda Sumsel meninjau langsung warga yang telah beralih ke gas bumi, serta meninjau kesiapan SPBG yang dibangun melalui anggaran APBN di wilayah Cambai.

Alimuddin memberikan laporan kepada Plt. Sekda Sumsel yakni sebanyak 32.000 Sambungan Rumah tangga (SR) jaringan gas bumi di Prabumulih, siap digunakan dan merupakan jaringan gas dengan jumlah terbesar di Indonesia. Pengaliran dimulai dari kelurahan Gunung Kemala, Kecamatan Prabumulih Barat dan akan berlanjut hingga 32.000 sambungan teraliri gas.

Melalui APBN 2016, jaringan gas bumi untuk rumah tangga kota Prabumulih dengan nilai Rp 490 miliar, merupakan kelanjutan dari program sebelumnya sebanyak 4.650 SR yang dimulai pada tahun 2014. Dengan total 36.650 SR, masyarakat Prabumulih bisa memasak menggunakan energi bersih,  mudah dan aman.

Secara  bertahap pemerintah terus mendorong konversi LPG ke Gas Bumi. Salah satunya dengan pembangunan Jaringan Gas untuk Rumah Tangga (Jargas). Sedangkan rencana di tahun 2017 target pemerintah menambah 53.000-59.000 sambungan rumah tangga, dengan anggaran sekitar Rp 1,4 triliun, termasuk di antaranya di Provinsi Sumatera Selatan adalah Muara Enim, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), dan Musi Banyuasin.

Joko mengajak untuk berkomitmen bersinergi dalam mengembangkan program beralih ke gas bumi,  sehingga produktivitas penggunaan migas semakin meningkat.

Lea/Journalist/BD
Editor : Lenny Ambarita
Image : Sumselprov

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*