SEKAT KANAL LAHAN GAMBUT

Gubernur Jabar : Pembebasan Lahan Bandung Intra Urban Tol Road Mencapai Rp 900 M

(Berita Daerah – Jawa) Terkait dengan pembangunan Bandung Intra Urban Tol Road (BIUTR), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat sedang melakukan proses pembebasan. Pemprov Jabar akan membicarakan secara detil dengan Pemerintah Pusat terkait pembebasan lahan proses pembangunan Bandung Intra Urban Tol Road (BIUTR) atau jalan tol dalam kota Bandung salah satunya yaitu untuk ruas jalan tol dari Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menuju Soekarno Hatta Bandung. Pembebasan lahan ini menelan dana hingga Rp 900 miliar.

Mengutip laman jabarprov.go.id, Senin (6/2), Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan bahwa pembebasan lahan dari GBLA sampai Soekarno Hatta (By pass) cukup besar harganya Rp 3 juta per meter, lahan tersebut baru BIUTR dari inter change 149 ditambah yang sebelumnya Rp 350 miliar jadi menghabiskan biaya sekitar Rp 1,25 triliun.

“Kita akan bicarakan detilnya seperti apa yang jelas BIUTR yang sudah dibicarakan pada 2008 lalu sekarang akan dibangun lagi kabarnya dari pusat Japan International Cooperation Agency (JICA) sudah siap tinggal pembebasan lahan,” kata Aher di Bandung, Jawa Barat.

Heryawan menjelaskan, biaya tersebut belum termasuk pembebasan lahan yang lain. Pemprov Jabar berharap pembangunan jalan dari arah Pasteur ke arah Cileunyi biayanya lebih ringan karena melewati jalan dan under pass  yang sudah milik pemerintah sehingga tidak perlu membebaskan lahan.

“Belum lagi pembebasan lahan di tempat yang lain sehingga membutuhkan biaya yang cukup besar,” ujarnya.

Rencananya, lanjut dia, pihaknya akan membicarakan pembebasan lahan BIUTR ini dengan Pemerintah Pusat, Provinsi Jabar dan Kota Bandung. Sehingga ada kepastian tugas dan tanggung jawab dari Pemerintah masing-masing.

“Kalau bicara target harus dibicarakan dulu dengan pihak kementerian, pertemuan awal sudah tinggal memetakan tugas masing-masing siapa bertanggung jawab atas apa secara detil itu saja,” jelasnya.

Gubernur Jabar pun menyambut baik pembangunan BIUTR karena dinilai menyelesaikan permasalahan transportasi di Kota Bandung. Dengan selesainya pembangunan BIUTR dapat menjawab permasalahan transportasi di Kota Bandung.

Proyek pembangunan BIUTR sepanjang 27, 3 Km akan melintasi kota mulai dari Jalan DR. Djunjunan melewati Surapati, Jalan PHH Mustofa, Jalan Rumah Sakit, sampai ‘interchange’ kilometer 149 di Gedebage. Dan di tengah jalan tol, bercabang dari Ujung Berung sampai Cileunyi.

Yohan/Journalist/BD
Editor : Lenny Ambarita
Image:  BD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*