IMG_0260

Pasar Ruang Kantor Jakarta Dan Yogyakarta Masih Bergairah

Pengamatan saya sebagai pebisnis properti saat ini masih ada gairah yang cukup kuat ditengah kondisi perekonomian yang penuh tantangan. Pasaran office building masih menunjukan kondisi yang baik, seorang agen properti misalnya tidak mengalami kesulitan yang berarti ketika memasarkan kembali ruang kantor di gedung kantor milik group Agung Podomoro Land (APL), memang membutuhkan waktu untuk memasarkannya namun masih ada permintaan pasar untuk ruang kantor. Khususnya untuk APL Tower pasar jual beli ruang kantor masih dipenuhi peminat, beberapa bagian ruang kantor tidak dibiarkan lama kosong, dalam beberapa saat saja maka terlihat pemilik atau penyewa yang baru sudah menempatinya. APL Tower menjadi contoh kondisi pasar jual beli atau sewa menyewa ruang kantor masih menunjukan gairahnya.

Lain lagi dengan ruang kantor di daerah ITC Roxy Mas, sekalipun ruangan disini berbeda dengan APL Tower yang merupakan karakteristik office building. Roxy Mas, ruang kantor yang terdiri dari ruko-ruko dan sudah berdiri puluhan tahun, masih terlihat gejolak jual belinya. Sebuah ruko sudah berusia 20 tahun lebih masih menarik untuk ditawarkan dengan harga hingga Rp 7 miliar. Agen yang namanya terpampang di sebuah ruko, telpon selulernya tidak henti-hentinya berdering dari calon pembeli. Pihak bank juga menaruh kepercayaannya untuk kebutuhan kredit untuk nasabah yang akan membeli ruko maupun ruang kantor. Ini menunjukan pasar jual beli ruang kantor dalam bentuk ruko masih menarik dan memiliki prospek yang baik.

Saya juga berkesempatan bertemu dengan seorang pengembang office building di daerah Slipi, mereka bersemangat membangun office building 6 lantai di atas tanah 1000 meter persegi. Mereka memasang harga Rp 17,5 juta per meter persegi untuk penawaran kepada pasar. Office Building yang sederhana namun sangat strategis untuk pasar di Jakart Barat berani dibangun karena keyakinan pengembang bahwa minta dan kebutuhan pasar untuk ruang kantor masih dalam kondisi yang baik. Ini juga merupakan sinyal bahwa dari sisi penawaran ruang kantor masih memiliki gairah yang tinggi.

Saya juga bertemu dengan pengusaha yang memiliki tanah di daerah Pangeran Antasari Jakarta Selatan, keinginannya juga membangun tanah itu untuk office building. Tidak dapat dikatakan bahwa keinginan ini adalah sinyal kondisi properti ruang kantor yang bergairah, namun potensi untuk adanya keuntungan dalam bisnis ini masih dilihat baik oleh para pengusaha. Di daerah Ambarukmo Yogyakarta juga sedang direncanakan pembangunan office building yang disiapkan oleh kawan bisnis saya, ini tambahan sinyal bahwa bisnis ruang kantor masih bergairah. Pengamatan saya ini masih membutuhkan data yang lebih lagi, namun beberapa contoh nyata diatas membuktikan bahwa saat ini prospek jual beli ruang kantor di Jakarta, dan Yogyakarta masih menunjukan kondisi yang baik.

Fadjar 2

 

Penulis Fadjar Ari Dewanto adalah Executive Director Lepmida (Lembaga Pengembangan Manajemen dan Investasi Daerah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*