desa belimbing

Desa Wisata Blimbingsari Bali

“Disini usia orang hingga 105 tahun pak” ujar pak Yan yang mengantar saya berjalan mengelilingi desa wisata Blimbingsari di daerah Kabupaten Jembrana, kecamatan Melaya. Keasrian desa Blimbingsari Bali ini memang membuat warga yang tinggal disana hidup dengan kualitas yang berbeda dari orang kota.

desa belimbing

Desa ini tertata dengan rapihnya dimulai dari gerbang saat memasuki daerahnya, gerbang bercorak Bali tertulis diatasnya “Rahajeng Rawuh Ring Blimbingsari” memberikan kesan yang ramah kepada setiap orang yang datang berkunjung. Keramahan dan keasrian desa ini tampak terlihat pada tatanan tanaman yang menghiasi sepanjang kiri dan kanan jalan, rumput hijau yang membuat desa nampak bersih dan nyaman seperti permadani ya digelar sepanjang jalan.

desa belimbing 4

Kehadiran saya disambut dengan keramahan penduduk yang tinggal, seorang ibu segera mempersilahkan saya untuk duduk di teras rumahnya saat saya mencoba bertanya tentang sejarah desa Blimbingsari. Senyuman selalu ada pada mereka, dan bentuk rumah yang terbuka tanpa pagar memberikan suasana persaudaraan yang erat di desa ini. Saya mendapatkan suguhan pisang kepok yang besarnya tiga kali pisang kepok pada umumnya, rasanya jangan ditanya, tanpa biji dan lezat sekali. Penduduk Blimbingsari juga memiliki banyak pohon durian di rumah masing-masing, sayang saat itu yang ada durian yang belum matang, lewat sudah menikmati durian di desa Blimbingsari.

desa belimbing 2

Siang itu saya berkesempatan mendengarkan cerita bagaimana desa Blimbingsari berdiri, tahun 1939 desa ini mulai didirikan dengan kondisi masih hutan lebat namun para pendiri desa berkeyakinan akan masa depan desa. Keyakinan ini tidaklah percuma, beberapa tahun kemudian Blimbingsari mulai berkembang menjadi desa dengan tatanan lebih baik, ada bangunan yang dikenal dengan Pura Gereja yang terkenal seantero dunia. Bangunan ini adalah sebuah gereja dengan arsitektur Bali yang menjadikannya sebagai bagian dari 20 gereja dengan arsitektur yang unik.

desa belimbing 4

Pak Yan, teman saya di Blimbingsari mengajak melihat tempat wisata Grojogan di tengah hutan, sekitar dua kilometer dari desa. Melalui jalan-jalan hutan yang asri, menuju ke tempat ini memang merupakan perjalanan wisata yang menyenangkan. Jalan hutan bisa dilalui kendaraan meskipun jalannya masih bebatuan dan dipenuhi semak di kiri kanannya, sepanjang perjalanan masih nampak burung-burung hutan yang unik.Grojogan adalah tempat air terjun dengan bebatuan disekelilingnya, grojogan tidak begitu curam, pengunjung bisa mendaki melaluinya hingga sampai pada hutan lain.

WhatsApp Image 2017-03-15 at 08.21.52

Pak Yan mengisahkan, desa Blimbingsari memiliki tiga keunggulan pariwisata yang disungguhkan kepada para pengunjung. Yang pertama wisata religius, karena penduduk ini seluruhnya memang jemaat dari Gereja Kristen Protestan Bali, dimana Dewan Gereja Dunia, dan perwakilan negara-negara dunia sering mengunjungi daerah ini.

WhatsApp Image 2017-03-15 at 08.48.20

Kedua adalah wisata budaya yang menyuguhkan budaya Bali yang sudah dipadu dengan nilai-nilai gereja.

WhatsApp Image 2017-03-15 at 08.49.33

Selain itu yang ketiga Blimbingsari menyuguhkan keindahan alam, perpaduan hutan yang asri dan binatang-binatang hutan yang menjadi bagian dari Eco Tourism.

WhatsApp Image 2017-03-13 at 16.56.51

 Saya sempat segan meninggalkan desa ini karena kenyamanan yang disuguhkan, berwisata di desa ini menikmatinya dengan lima indera yang memberikan kekuatan dan kesegaran sesudahnya.

Fadjar 2

Penulis Fadjar Ari Dewanto adalah Executive Director Lepmida (Lembaga Pengembangan Manajemen dan Investasi Daerah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*