Kementerian PUPR : Pembangunan Empat Jembatan Gantung di Temanggung Selesai 2017

(Berita Daerah – Jawa) Beberapa proyek pembangunan infrastruktur ditargetkan akan selesai pada tahun 2017. Pembangunan empat jembatan gantung antar desa di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah yang ditargetkan selesai pada tahun 2017 oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Selama ini banyak jembatan gantung yang dibangun secara swadaya dengan peralatan seadanya, sehingga dari segi keamanan dan desain kurang layak.

Kementerian  PUPR dalam tugasnya melayani publik bukan hanya dengan menyediakan infrastruktur skala besar, seperti jalan raya, jalan tol dan jembatan bentang panjang, namun juga jalan lingkungan dan jembatan gantung bentang pendek kurang dari 100 meter.

“Kami tidak hanya membangun infrastruktur yang besar saja, tetapi infrastruktur dasar yang langyang juga perlu menjadi perhatian,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang dikutip laman pu.go.id, Rabu (15/3).

Sementara itu Direktur Jenderal Bina Marga Arie Setiadi, saat melakukan kunjungan kerja melihat empat jembatan gantung itu mengatakan pembangunan jembatan gantung yang dilakukan Kementerian PUPR bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman sebagai sarana penyeberangan masyarakat.

Arie Setiadi meninjau salah satu jembatan yang sudah selesai yakni Jembatan Gantung Galeh, yang menghubungkan Desa Gandurejo dengaan Kelurahan Kauman Parakan.

Sementara itu, tiga jembatan gantung lain sedang dalam tahap konstruksi adalah Jembatan Gantung Suropadan yang menghubungkan Desa Suropadan Kabupaten Temanggung dengan Desa Kalikuto Kabupaten Magelang, Jembatan Gantung Mangunsuko menghubungkan Dusun Grogol dengan Dusun Tutup di Kabupaten Magelang, dan Jembatan Gantung Krinjing menghubungkan Dusun Jombong dengan Dusun Gandelan Kabupaten Magelang.

Sebelumnya, Kementerian PUPR juga telah membangun beberapa jembatan gantung, yakni Jembatan Kali Cimamingkis, Jembatan Kali Senowo di Magelang, Jembatan Kaligaleh di Temanggung, dan jembatan gantung di Banten.

Di Cilacap, Jawa Tengah, Kementerian PUPR melalui Balitbang tengah menyelesaikan pembangunan Jembatan Apung sepanjang 47 meter yang nantinya akan menjadi jembatan dengan teknologi apung pertama di Indonesia. Jembatan tersebut dapat dilalui oleh pejalan kaki dan kendaraan roda 2. Dalam waktu dekat jembatan-jembatan ini akan segera diresmikan dan dibuka penggunaannya untuk umum.

Dalam kunjungan tersebut turut hadir Bupati Temanggung Bambang Sukarno, Anggota Komisi V DPR Sudjadi dan Kepala BBPJN VII Semarang Herry Marzuki.

Yohan/Journalist/BD
Editor : Lenny Ambarita
Image : PU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*