LUAS PERKEBUNAN TEH JAWA BARAT

Memandang Masa Depan Kotawaringin Timur

Kabupaten yang berada di provinsi Kalimantan Tengah ini didiami tiga ratus ribu lebih penduduknya dengan latar belakang yang beranekaragam. Suku dayak merupakan suku asli yang tinggal di kabupaten ini, sikapnya yang terbuka membuat banyak suku-suku lainnya diperbolehkan datang ke kabupaten ini. Pertemuan saya dengan seorang kawan asal suku dayak menjelaskan tentang nilai-nilai ini, asal mereka tidak diganggu maka akan diterima dengan tangan terbuka. Di Kabupaten ini tinggal suku-suku yang berasal dari Jawa, Sumatera, Sulawesi dan berbagai suku lainnya. Kehadiran saya beberapa waktu lalu di Kalimantan Tengah memberikan gambaran bagaimana kabupaten berlambang ikan jelawat ini berusaha untuk membangun ekonominya.

Sampit sebagai ibukota kabupaten ini merupakan salah satu kota yang strategis menjadi jalur untuk lintas Kalimantan. Kondisi ini dapat dimanfaatkan oleh kabupaten ini untuk mengembangkan diri menjadi kota perdaganan. Hasil utama daerah ini terletak pada pengolahan hutannya, memang sebagian konsesi yang ada mengubah hutan menjadi wilayah perkebunan kelapa sawit, lada, kopi, kelapa dalam dan karet.

Tabel Perkebunan Kotawaringin Timur

Tabel Perkebunan Kotim 2014

Sumber : BPS Kotawaringin Timur

Tabel diatas menunjukan perkebunan merupakan andalan dari kabupaten Kotim dengan karet sebagai komoditi utama yang menopang perekonomian mereka. Perkebunan merupakan sektor yang bisa memanfaatkan tenaga kerja lokal yang memang sejak kecil sudah terbiasa dengan pengeloaan perkebunan. Sedangkan kondisi Netto Dan Nilai Ekspor Bijih Besi Yang Melalui Pelabuhan Sampit mengalami penurunan sejak tahun 2010 hingga tahun 2014. Dari total 800 ribu ton lebih pada tahun 2010 menjadi  31 ribu ton pada tahun 2014. Berbeda dengan yang terjadi pada netto dan nilai ekspor Pasir Zirkon yang melalui pelabuhan Sampit, mengalami peningkatan dari 3.500 ton pada tahun 2010 menjadi 5.125 ton pada tahun 2014.

Tabel Pertambangan Kotawaringin Timur

Tabel Pertambangan

Sumber : BPS Kotawaringin Timur

Kotawaringin Timur memerlukan pertumbuhan di semua sektor untuk mengatasi pertambahan jumlah tenaga kerja. Penduduk usia kerja dari umur 15 tahun ketas tercata berjumlah 166 ribu orang pada tahun 2013 dan melonjak menjadi 185 ribu orang pada tahun 2014. Kondisi ini membuat jumlah pengangguran semakin meningkat juga. Jika tidak segera diatasi akan berdampak sosial dan ekonomi pada kehidupan bermasyarakat di kabupaten.

 

Penduduk Angkatan Kerja Menurut Kelompok Umur Dan Kategori

Tabel Penduduk

sumber : BPS Kotawaringin Timur

Saran saya pada saat bertemu dengan beberapa rekan di Kotawaringin Timur adalah memberdayakan potensi Sampit sebagai kota niaga dan terus mengupayakan masuknya penanaman modal pada berbagai sektor. Tentunya hal ini membutuhkan pembenahan pada kesiapan kabupaten untuk menjadi tempat yang nyaman bagi penanaman modal. Kesiapan infrastruktur, keamanan, logistik, transportasi dan kualitas tenaga kerja, memerlukan pembenahan agar menarik para investor masuk menanamkan modalnya.

 

Fadjar 2

Penulis Fadjar Ari Dewanto adalah Executive Director Lepmida (Lembaga Pengembangan Manajemen dan Investasi Daerah)

One comment

  1. Pretty nice post. I just stumbled upon your blog and wished to say that I’ve truly enjoyed browsing your blog posts. After all I will be subscribing to your feed and I hope you write again soon!
    [url=http://www.ayacara.org/category/arts-humanities/]Maglia Inter 2017[/url]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*