Kemenperin : Industri Telematika Tumbuh dengan Investasi Rp 7 Triliun

(Berita Daerah – Jakarta) Saat pembukaan Pameran Produk Industri Telematika dengan tema Bangga Menggunakan Produk Industri Dalam Negeri di Plasa Pameran Industri, Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (11/4), Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto  menyampaikan rasa bangga terhadap produk telematika nasional.

Industri telekomunikasi dan informatika (telematika) dalam negeri mengalami pertumbuhan signifikan terutama setelah penerapan kebijakan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) untuk ponsel dan perangkat teknologi informasi 4G. Hingga tahun 2016, terdapat 23 electronics manufacturing service (EMS), 42 merek dan 37 pemilik merek baik global maupun nasional, dengan total nilai investasi sebesar Rp 7 triliun dan menyerap tenaga kerja sebanyak 13 ribu orang.

“Sebagai bangsa Indonesia, kita patut bangga terhadap produk telematika yang dihasilkan industri nasional,” kata Airlangga Hartarto yang dikutip laman kemenperin.go.id, Selasa (11/4).

Menurut Menperin, produk telematika memberikan ruang pasar yang luar biasa di Indonesia seperti terlihat pada penjualan smartphone hingga 60 juta unit per tahun. Dengan meningkatnya kemampuan daya saing produk telematka nasional, Airlangga meyakini, akan semakin menguatnya citra positif dan popularitas produk tersebut di mata konsumen domestik dan internasional.

Beberapa merek nasional yang telah memiliki branding kuat untuk pangsa pasar menengah ke bawah maupun kelas menengah ke atas, antara lain Polytron, Evercoss, Advan, dan Digicop. Namun demikian, selain tumbuhnya industri hardware, Pemerintah juga tengah mendorong pengembangan industri software, konten dan animasi.

Dalam upaya mendongkrak kinerja industri telematika, Airlangga mengungkapkan, faktor terpenting lainnya adalah pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Sejak tahun 2002, Kemenperin telah memfasilitasi melalui pembangunan Regional IT Center of Excellence (RICE) atau Incubator Business Center (IBC) di 14 daerah di Indonesia.

Menperin mengatakan melalui pameran ini, diharapkan menjadi salah satu sarana strategis sebagai benchmark sekaligus promosi untuk menembus pasar ekspor.

Selain itu, pameran ini menjadi ajang bagi para pelaku industri, tenaga ahli professional, pemakai akhir, dan semua pihak dapat membangun jaringan bisnis serta menjalin hubungan kemitraan strategis.

Yohan/Journalist/BD
Editor : Lenny Ambarita
Image : Kemenperin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*