Kabupaten Mamuju : Swasta Bangun Pabrik Wood Pellet Pertama di Sulawesi

(Berita Daerah – Sulawesi)  Director Project Konsorsium Pembangunan Hijau (KPH)  Mamuju, Awaluddin  mengatakan bahwa di sekitar bulan Juni-Juli 2017 di Provinsi Sulawesi Barat akan dibangun pabrik untuk mengembangkan industri wood pellet (pellet Kayu) oleh Millenium Challenge Account-Indonesia (MCA-I) melalui KPH. Dimana pabrik ini mampu memproduksi wood pellet 2 ton perhari atau sekitar 600 ton per bulan dengan mengoperasikan  12 jam per hari.

Mengutip dari laman mamujukab.go.id, Selasa (18/4), Awaludin mengatakan bahwa pabrik ini merupakan pabrik wood pellet pertama di Sulawesi, artinya belum ada pabrik yang memproduksi wood pellet di Kabupaten lain yang ada di Sulawesi.

Dan untuk bahan bakunya diperoleh dari kebun energi yang akan dikelola bersama dengan Kelompok Hutan Tanaman Rakyat (HTR), Kelompok Hutan Rakyat (HR) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) yang tergabung dalam proyek Konsorsium Pembangunan Hijau di Kabupaten Mamuju.

“Jadi di hulunya kita akan membangun kebun energi sekitar 748 hektare yang nantinya akan kita kelola untuk mengembangkan kebun energi, di pengelolaan hilirnya kita akan membangun pabrik wood pellet”  urai Awaluddin dalam Forum Dialog Multi Pihak “Pembangunan Industri Wood Pellet” yang di Kantor Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju.

Bupati Mamuju H. Habsi Wahid menyambut baik program yang akan dilaksanakan KPH Mamuju yang akan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, dimana masyarakat ikut terlibat dalam pelaksanaan program ini. Yakni yang pertama program ini akan membangun kebun energi yang arahnya itu keterlibatan masyarakat baik itu kelompok HTR, HR maupun masyarakat mandiri. Yang kedua, proyek konsorsium ini arahnya untuk membangun industri  wood pellet yang nantinya menggunakan energi yang ramah lingkungan dan terbarukan.

Forum Dialog Multi Pihak tersebut dihadiri oleh, Konsultan MCA-I, Beberapa Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Mamuju, Camat Kalukku, Kelompok  Hutan Tanaman Rakyat, Kelompok Hutan Rakyat dan Kelompok Wanita Tani yang tergabung dalam Proyek KPH Kabupaten Mamuju. Dengan adanya pabrik baru di Mamuju akan membuka peluang investasi lainnya di Mamuju, sehingga terbuka lapangan kerja bagi masyarakat, dan berdampak pada industri lainnya.

Lea/Journalist/BD
Editor : Lenny Ambarita
Image : BD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*