Kerjasama Pengusaha Kairo dengan Kota Cirebon Makin Nyata

(Berita Daerah – Jawa)  Sejumlah pengusaha yang berasal dari Kairo, Mesir  datang berkunjung ke Kota Cirebon dalam rangka kerjasama di berbagai bidang. Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Drs. Asep Dedi,M.Si beserta jajarannya menyambut dengan baik atas kunjungan pengusaha dari Kairo, Mesir.

Mengutip dari laman cirebonkota.go.id, Minggu (30/4), Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Drs. Asep Dedi, M.Si  yang telah menerima sejumlah pengusaha dari Kairo diantaranya yakni Mrs. Samr Ali Abdelhakeem Abdelghany jabatan Chairman, Samar For Handmade Leather Goods bidang usaha Handicraft, Mr.Samy Mohamed Fathy Mahdy jabatan Chairman, Sam Trade for Handicraft bidang usaha Handicraft, Mrs. Hamdia Ahmed Saddek Abboush jabatan Sam Trade fot Handicraft bidang usaha Handicraft, Mr. Ashraf Moustafa El Sayed Aref Salama jabatan Chairman, Electron for Modern Lighting bidang usaha Lampu Hias, Mr. Ibrahim Mohamed Abdelhamid Ali jabatan Chairman, New Born Men’s Wear bidang usaha Fashion, Mr. Mohamed Farouk Moustafa Khodier jabatan Manager, Khodier For Import and Export bidang usaha Fashion, Mr. Adel Shaboury jabatan CEO, El Shaboury for Import and Export bidang usaha Fashion, Mr. Salah Mohamed Ibrahim Abdel Wahid jabatan Chairman, Salah for Doors, Parquet and Furniture bidang usaha Furniture, dan Dr. Yaman Alistwani jabatan Chairman, Stella Co. For Soap and Detergent bidang usaha sabun.

Ketertarikan sejumlah pengusaha dari Kairo tersebut di Kota Cirebon, yakni dalam rangka melakukan investasi di Kota Cirebon, walaupun mereka mengakui bahwa ini baru pertama kalinya mereka datang ke Kota Cirebon.  Kota Cirebon yang memiliki banyak potensi membuat para pengusaha pun tidak merasa ragu-ragu untuk melakukan investasi di Kota Cirebon.

Hal ini merupakan salah satu langkah awal yang positif bagi kemajuan Kota Cirebon. Dan tentunya kami selaku Pemerintah Daerah Kota Cirebon akan berusaha agar secepatnya investasi itu dapat direalisasikan.

Produk UMKM di wilayah Cirebon terus menggeliat, hingga mampu masuk ke pasar mancanegara, meskipun secara secara nasional trend ekspor tengah menurun, untuk ekspor ‘non oil’ justru tengah membaik khususnya dari produk manufaktur yakni sektor UMKM.

Produk UMKM unggulan yang pemasarannya telah mendunia diantaranya olahan makanan, minuman, fashion dan kerajinan. Khususnya bagi produk mebel dari Cirebon seperti kerajinan rotan, batik serta lainnya yang sedari dulu masih tetap eksis dan bertahan di kancah internasional.

Buyer (pemesan) produk UMKM Cirebon ini pasarnya hingga ke Eropa, Amerika hingga kawasan Mesir dan Arab Saudi.  Sehingga ini patut diapresiasi dan dipertahankan kejayaannya. Potensi ekspor produk Indonesia, terutama Cirebon sangat terbuka lebar ke Mesir. Dan sampai saat ini,  nilai total perdagangan Indonesia-Mesir tahun 2016 mencapai USD 1,46 miliar yakni ekspor Indonesia ke mesir mencapai USD 1,11 miliar, sedangkan impor Indonesia dari Mesir mencapai USD 352,14 juta.

Lea/Journalist/BD
Editor : Lenny Ambarita
Image : Cirebonkota

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*