Majukan Ekonomi Masyarakat, Kaltara Perkuat Sektor Maritim

(Berita Daerah – Kalimatan ) Kalimantan Utara (Kaltara), wilayah dengan perairannya yang sangat luas serta berbatasan langsung dengan negara tetangga, sehingga kemaritiman Kaltara memiliki peran yang cukup strategis. Keuntungan geografis tersebut perlu perhatian dan partisipasi seluruh stakeholder, agar dapat dimanfaatkan dengan baik guna kesejahteraan masyarakatnya.

Mengutip dari laman kaltaraprov.go.id, Kamis (4/5), Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara H Udin Hianggio, mengatakan bahwa Kaltara memiliki Sumber Daya Alam (SDA) kelautan dan perikanan yang melimpah. Dan posisi Kaltara cukup strategis karena berbatasan langsung dengan Laut Malaysia dan Filipina.

Pembahasan mengenai kemaritiman di Kaltara telah disampaikan oleh Wagub Kaltara dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kemaritiman yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinasi bidang Kemaritiman RI. Adapun tema pembahasan pada acara Rakor yakni Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia. Pernyataan ini sudah pernah dinyatakan di acara KTT IORA 2017 beberapa waktu lalu, disampakan bahwa keberadaan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia karena Indonesia berada diantara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Hal inilah yang membuat Kaltara berpotensi besar dijadikan salah satu kekuatan ekonomi Indonesia, terutama  di sektor kemaritiman.

Dalam acara Rakor tersebut selain Presiden Jokowi, dihadiri juga oleh sejumlah pejabat negara yakni beberapa menteri kabinet kerja, duta besar negara sahabat, serta para kepala daerah se-Indonesia.  Juga semua stakeholder kemaritiman juga berkumpul pada acara ini,  hal ini membawa dampak masuknya investasi, khususnya terkait dengan pembangunan maritim Indonesia yang ke depannya akan berjalan lebih cepat dan substantive.  Memang perlu diakui bahwa pasti ada berbagai kendala yang dihadapi oleh setiap daerah, oleh sebab itu, kendala tersebut juga dibahas serta didiskusikan, serta dicari solusi penyelesaiannya.

Presiden Jokowi menyebutkan bahwa potensi sektor kelautan dan perikanan Indonesia yakni 19.000 triliun lebih, oleh karena itu, dengan jumlah yang sebesar ini harus dikelola dan harus maksimal. Maka perlu pengelolaannya dilakukan jangan secara monoton dan tidak berinovasi. Itu akan berdampak pada pencapaian yang kurang maksimal pada akhirnya.

Oleh karena itu, Wagub Kaltara menyakini bahwa potensi perikanan dan kelautan di Kaltara dapat dikelola dengan teknologi dan inovasi-inovasi yang ada. Sehingga akan berdampak positif bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat.

Seperti di kota-kota lainnya,  yakni terbukanya peluang kerjasama investasi dari pihak asing seperti Korea Selatan dan Surabaya dalam kerjasama pengembangan kelautan dan pengembangan kawasan maritim serta pembuatan kapal. Juga terjadi di Batam dengan pihak asing yang bekerjasama di bidang kemaritiman, seperti penunjang minyak dan gas, perkapalan, dan produk-produk untuk digunakan di laut lepas.

Peluang ini pula yang akan muncul di Kaltara, asalkan potensi perikanan dan kelauatan dikelola dengan benar, sehingga ke depannya, mampu menumbuhkan industri baru terkait kemaritiman yang mampu meningkatkan pendapatan bagi daerah sehingga masyarakat dapat menikmati kesejahteraan bahkan lapangan pekerjaanpun terbuka luas bagi masyarakat.

Lea/Journalist/BD
Editor : Lenny Ambarita
Image : BD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*