Terminal Pelabuhan Peti Kemas Jakarta2

Bravo! 2030 Indonesia Peringkat 5 Dunia

Ditengah suasana politik di Indonesia yang memunculkan kembali keinginan untuk bersatu dalam membangun negri ada kabar baik dari International Monetary Fund (IMF) dan PricewaterhouseCoopers (PwC). Indonesia pada tahun tahun 2017 diprediksi akan memiliki gross domestic product (GDP) tembus diatas 1 triliun dollar Amerika. Ini adalah yang pertama kalinya dalam sejarah yang patut kita syukuri dan sekaligus memacu anak bangsa untuk semakin berlomba. Sementara berdasarkan GDP dengan pendekatan Purchasing Power Parity (PPP), tahun 2016 Indonesia berada pada peringkat 8 dunia. dengan nilai GDP sebesar 3.028 miliar dollar Amerika.

Diskusi dengan beberapa rekan ekonom Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Indonesia memang negara kaya bila dikelola dengan benar dan on the track. Bahkan  Indonesia sanggup  melesat menjadi negara maju berdasarkan GDP PPP. Dengan menggunakan dasar data IMF, lembaga konsultan PwC mengadakan riset tentang peringkat GDP PPP negara negara dunia untuk tahun 2030. Hasilnya mengejutkan dan membanggakan kita, Indonesia berada di posisi ke 5 dunia, berikut ini data 32 negara dengan GDP PPP terbesar dalam triliun dolar Amerika .

Tabel 32 Negara Dengan GDP PPP Terbesar 2030

32. Belanda  1,08

31. Colombia  1,111

30. Afrika Selatan 1,148

29. Vietnam 1,303

28. Bangladesh  1,324

27. Argentina  1.342

26. Poland  1,505

25. Malaysia 1,506

 

24. Filipina 1,615

23. Australia 1,663

22. Thailand  1,732

21. Nigeria 1,794

20. Pakistan 1,868

19. Mesir 2,049

18. Kanada  2,141

17. Spanyol  2,159

 

16. Iran  2,354

15. Italia  2,541

14. Korea Selatan  2,651

13. Arab Saudi  2,755

12. Turki  2.996

11. Perancis 3,377

10. Inggris 3,638

9.  Meksiko  3,661

 

8. Brasilia  4,439

7. Jerman   4,707

6. Rusia 4,736

5. Indonesia  5,424

4. Jepang 5,606

3. India 19,511

2. Amerika 23,475

1. Tiongkok 38,008

 

Pada tahun 2030 Indonesia sudah melewati seluruh negara-negara Eropa dan sudah mendekati Jepang dan menjadi lima besar negara terkaya dunia, Bravo!.

Indikasi bahwa 17 tahun lagi hal ini akan menjadi kenyataan, sudah dimulai pada saat ini, era kepemimpinan Presiden Jokowi. Presiden sudah mencanangkan dan sedang membangun infrastrukur. Pembangunan ini memang dapat dilihat dengan kasat mata dimana-mana sedang terjadi dari Sumatera hingga Papua. Inilah yang disebut mengembalikan Indonesia pada track-nya, Indonesia on the track. Pembangunan ini sangat produktif sifatnya, bukan konsumtif, yang akan menarik investor dan menghasilkan devisa, menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Diskusi dengan kawan-kawan masih berlangsung sampai larut malam, namun semuanya memiliki kesamaan hati, bangga terhadap Indonesia, dan mau turut mempersiapkan bangsa menyambut masa kejayaaan Indonesia, Padamu negeri kami berbakti, bagimu negeri jiwa raga kami.

Fadjar 2

Penulis Fadjar Ari Dewanto adalah Executive Director Lepmida (Lembaga Pengembangan Manajemen dan Investasi Daerah)

10 comments

  1. interiorismo valladolid

  2. Binary Options Education course

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*