Menperin Memacu Industri untuk Peningkatan Produksi Biodegradable Plastic

(Berita Daerah – Jakarta) Pemanfaatan plastik banyak digunakan dalam berbagai industri seperti oleh industri makanan dan minuman sebagai pengemasan produknya. Pasalnya sifat plastik yang lebih ringan, fleksibel, dan murah dibandingkan dari material kaca dan logam. Kementerian Perindustrian mendorong pertumbuhan industri yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, salah satunya dengan meminta produsen biodegradable plastic atau plastik yang mudah terurai secara alami untuk meningkatkan produksinya. Upaya ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pelestarian lingkungan hidup.

Saat mengunjungi PT Inter Aneka Lestari Kimia dan PT Harapan Interaksi Swadaya di Tangerang, Banten, Senin (8/5), Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa kami mendukung pabrik ini agar terus ekspansi dan mengembangkan teknologinya. Bahkan, potensi investasinya masih cukup besar.

Biodegradable plastic merupakan inovasi baru, produknya berupa kantong serupa plastik namun tidak memakai polyethylene ataupun polypropylene, sebagaimana plastik konvensional. Biodegradable plastic yang diproduksi oleh dua produsen tersebut menggunakan bahan dasar nabati, yaitu singkong.

Untuk itu, Menperin memacu peningkatan produksi biodegradable plastic hingga lima persen dari jumlah kapasitas nasional saat ini sebesar 200 ribu ton per tahun untuk menggantikan plastik konvensional yang tidak ramah lingkungan.

“Sementara itu, konsumsi plastik di Indonesia mencapai lima juta ton per tahun, dan baru 50 persen yang bisa dipenuhi dari industri dalam negeri,” ungkap Airlangga yang dikutip laman kemenperin.go.id, Senin (8/5).

Pemerintah menyadari bahwa tidak akan bisa untuk menghapus penggunaan produk plastik secara keseluruhan. Namun, yang paling memungkinkan adalah memakai ulang plastik (reuse), mengurangi pemakaian plastik (reduce), mendaur ulang sampah plastik (recycle), serta mengembalikan ke alam (return) melalui penguraian alami (biodegradable).

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, pemerintah akan mengeluarkan kebijakan supaya penggunaan non-plastik ini bisa dipergunakan lebih luas. Luhut menambahkan, Indonesia sedang bekerja keras memerangi sampah plastik. Menko Luhut pun memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang menghasilkan produk ramah lingkungan serta meningkatkan penggunaan konten lokal.

Yohan/Journalist/BD
Editor : Lenny Ambarita
Image  : Kemenperin

2 comments

  1. It’s really a nice and helpful piece of info. I’m glad that
    you shared this useful information with us. Please keep us informed like this.
    Thank you for sharing.

  2. Hello There. I found your blog using msn. This is a very well written article. I will make sure to bookmark it and come back to read more of your useful info. Thanks for the post. I will definitely comeback.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*