Menyongsong Pertemuan IMF, Kementerian PUPR Tingkatkan Kualitas Jalan di Bali

(Berita Daerah – Bali) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendukung target pemerintah kunjungan 20 juta wisatawan dalam lima tahun melalui perbaikan sarana dan prasarana di lokasi yang menjadi destinasi wisata. Bali yang sudah dikenal sebagai destinasi wisata dunia perlu dijaga kualitasnya terlebih pada Oktober 2018 akan menjadi tempat penyelenggaraan event IMF yakni World Bank Annual Meeting 2018.

Sejumlah sarana infrastruktur jalan menuju lokasi wisata di Bali, seperti Jimbaran, Uluwatu, Bedugul, Pura Besakih akan diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya melalui pelebaran jalan, pembangunan drainase, perbaikan trotoar dan perbaikan aligment (geometri) jalan. Dukungan infrastruktur PUPR yakni pembangunan Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai, pelebaran jalan Jimbaran-Uluwatu dan Klungkung-Penelokan-Ulundanu, dan rehabilitasi Batas Kota Singaraja-Mengwitani.

Pembangunan Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai sepanjang 712 meter yang akan mulai konstruksi pada Agustus 2017 dengan anggaran Rp 210 miliar bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dari dan menuju Bandara Ngurah Rai, Sanur dan Nusa Dua. Demikian halnya pelebaran jalan Jimbaran – Uluwatu sepanjang 4,40 Km dengan anggaran Rp 52 miliar.

Mengutip laman pu.go.id, Senin (8/5), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan siap melakukan pembangunan underpass tersebut, dengan dukungan komitmen Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten Badung membantu penyelesaian pengadaan lahannya. Pemerintah melihat pertemuan tahunan IMF adalah agenda internasional yang sangat penting. Untuk itu pemerintah akan memberi dukungan penuh kepada Pemerintah Daerah agar event ini dapat berlangsung dengan lancar.

Sementara itu Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga, Arie Setiadi Moerwanto mengatakan pembangunan underpass dilaksanakan dengan tujuan agar tidak ada lagi simpang sebidang di Bundaran Tugu Ngurah Rai yang kerap menimbulkan kemacetan panjang.

Arie menambahkan bahwa kendala yang dihadapi dalam pembangunan underpass ini adalah jarak lokasi yang berdekatan dengan ujung landasan pacu Bandara Ngurah Rai dan juga pemindahan utilitas berupa pipa gas.

“Jarak pembangunan terlalu dekat dengan landasan pacu bandara. Sementara peralatan kami tidak boleh terlalu tinggi karena akan mengganggu penerbangan. Namun kendala tersebut diputuskan teknologi apa yang akan diterapkan agar pembangunan dapat selesai dengan cepat,” tuturnya.

Sementara pelebaran jalan Klungkung – Penelokan – Ulundanu dengan anggaran Rp 140 miliar bertujuan untuk meningkatkan konektivitas menuju lokasi wisata di Besakih Ulundanu. Untuk akses jalan menuju Bedugul dilakukan rehabilitasi jalan pada ruas jalan Batas Kota Singaraja –Mengwitani sepanjang 21,67 Km dengan anggaran Rp 90 miliar.

Yohan/Journalist/BD
Editor : Lenny Ambarita
Image  : BD

2 comments

  1. After study a handful of the web sites on your own site now, we truly appreciate your way of blogging. I bookmarked it to my bookmark website list and you will be checking back soon. Pls take a look at my internet site in addition and inform me what you believe.

  2. This is really interesting, You’re a very skilled blogger. I have joined your rss feed and look forward to seeking more of your fantastic post. Also, I have shared your web site in my social networks!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*