1 (3)

Menperin : Kawasan Industri Jadi Ujung Tombak Menarik Investasi Asing

(Berita Daerah – Jakarta) Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah guna menarik minat investasi asing masuk ke Indonesia. Pemerintah saat ini fokus menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi para penanam modal di Indonesia agar terus mendorong investasi dan ekspansi. Kondisi pasar yang cukup stabil, membuat industri mampu berkinerja positif sehingga memacu pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama tahun 2017 yang mencapai 5,01 persen di atas pertumbuhan dalam periode yang sama tahun lalu sebesar 4,92 persen. Hal ini disampaikan oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto di Jakarta, Selasa (9/5).

“Industri pengolahan nonmigas memberikan kontribusi mencapai 20 persen pada kuartal pertama ini atau naik dari sebelumnya sebesar 18 persen. Kenaikan yang juga cukup menggembirakan terlihat dari nilai ekspor hingga 22 persen,” kata Menperin yang dikutip laman kemenperin.go.id, Rabu (10/5).

Menperin juga menekankan bahwa salah satu peran penting pada industri manufaktur adalah menciptakan nilai tambah produk. Meskipun terjadi kenaikan impor barang modal dan bahan baku, namun itu menunjukkan investasi yang meningkat dan produksi terus berjalan.

Di samping itu, Menperin menyampaikan, kawasan industri bisa menjadi ujung tombak untuk menarik investasi dan melihat perkembangan industri yang ekspansi di Tanah Air.

Sementara itu Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Gati Wibawaningsih menyampaikan dalam upaya menjaga pertumbuhan industri nasional yang mulai merangkak naik, diperlukan sinergi kuat antara kementerian dan lembaga terkait. Kementerian Perindustrian dapat berjalan baik sesuai program prioritas pemerintah dalam pemerataan ekonomi nasional.

Kemenperin fokus untuk meningkatkan pengembangan manufaktur, dengan banyak kegiatan strategis yang dilakukan seperti penguatan pendidikan vokasi industri, pendalaman struktur industri, pembinaan kepada industri padat karya berorientasi ekspor, pengembangan industri berbasis sumber daya alam, serta pengembangan perwilayahan industri.

Gati katakan salah satu program prioritas kami tersebut telah diwujudkan dengan peluncuran program e-Smart IKM dengan tujuan agar memperluas akses pasar serta menjadi showcase produk dalam negeri dan bukan menjadi reseller produk negara lain.

Menurutnya, e-commerce saat ini sudah sangat menjamur di Indonesia sehingga menuntut para pelaku usaha dalam negeri perlu memanfaatkan peluang tersebut melalui keterlibatan di program e-Smart IKM untuk memperluas akses informasi dan memasarkan produknya. Dalam upaya pengembangan ekonomi digital ini, diharapkan juga akses pendanaan ikut meningkat.

Yohan/Journalist/BD
Editor : Lenny Ambarita
Image : Kemenperin

7 comments

  1. Furthermore, i believe that mesothelioma is a unusual form of cancer malignancy that is generally found in these previously exposed to asbestos. Cancerous tissue form while in the mesothelium, which is a defensive lining which covers almost all of the body’s areas. These cells usually form in the lining with the lungs, stomach, or the sac that encircles one’s heart. Thanks for revealing your ideas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*