????????????????????????????????????

PLTA Diminta Segera Selesai, Guna Dukung Kawasan Industri Tanah Kuning

(Berita Daerah – Kalimantan) Respon positif datang dari Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI, terhadap rencana pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) di Tanah Kuning dan Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Kemenperin telah memasukkan dalam usulan Proyek Strategis Nasional (PNS)  guna mendorong untuk percepatan pembangunan sarana dan prasarana penunjangnya. Satu diantaranya adalah percepatan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Sungai Kayan di Peso, demikian disampaikan kepada Beritadaerah.co.id, Jumat (12/5).

Kemenperin dalam pertemuan dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengembangan Perwilayahan Industri Kemenperin, menangggapi paparan dari Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie yang dwakili Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Fredrick Ellia G terkait progress pembangunan KIPI.

Rapat Evaluasi Progres Pembangunan 20 Kawasan Industri yang termasuk dalam PSN tersebut, selain dari Kaltara, hadir juga 20 daerah lainnya sebagai perwakilannya mengajukan usulan Kawasan Industri (KI), diantaranya KI Morowali, KI Bantaeng, dan lainnya.

Di dalam pemaparannya, Gubernur Kaltara membahas 5 point terkait progress pembangunan KIPI  Tanah Kuning. Serta Pemprov Kaltara juga sudah mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2017 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Kalimantan Utara. Disebutkan juga dalam Perda itu bahwa Tanjung Palas Timur ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Provinsi yang mempunyai nilai ekonomi.

Beberapa dokumen pendukung yang sudah disiapkan Provinsi yaitu seperti studi kelayakan ekonomi dan financial, masterplan KIPI, rencana pembangunan pelabuhan internasional di Pindada, survei pemetaan bidang tanah, masterplan penanganan kawasan wisata sepanjang panta Tanah Kuning-Mangkupadi, dan perencanaan jaringan jalan.

Irianto mengatakan bahwa listrik dari PLTA Sungai Kayan di Kecamatan Peso, yang memang sedang pembangunan, itu menjadi salah satu fasilitas yang akan menjadi pendukung utama kawasan industri, dimana listrik yang diproyeksikan mampu menghasilkan 9.000 Megawatt (MW), akan menunjung kebutuhan listrik di KIPI Tanah Kuning..

Oleh sebab itu, Kemenperin mendorong agar Pemprov Kaltara segera bentuk badan pengelola pengawasan industri sehingga keinginan percepatan pembangunan PLTA dapat segera terwujud. Di Kawasan industri Tanah Kuning yang memiliki berbagai potensi sumber daya alam yang cukup melimpah khususnya energy terbarukan serta untuk potensi perkebunan, yang meliputi kelapa sawit, karet, kakao, kopi, tebu dan lainya.

Lea/Journalist/BD
Editor : Lenny Ambarita
Image :

4 comments

  1. I loved up to you’ll receive carried out right here. The cartoon is attractive, your authored subject matter stylish. nevertheless, you command get got an impatience over that you would like be turning in the following. ill definitely come further formerly again since precisely the same just about a lot ceaselessly inside of case you protect this hike.

  2. Amazing blog! Is your theme custom made or did you download it from somewhere? A theme like yours with a few simple adjustements would really make my blog shine. Please let me know where you got your design. Cheers

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*