sungai mahakam

Luhut Tawarkan PLTA Sungai Kayan Kalimantan Utara di Tiongkok

(Berita Daerah – Jakarta)  Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman mewakili Indonesia dalam acara Belt and Road Forum for Internasional Cooperation di Beijing, Tiongkok  kemarin lalu.

Mengutip dari laman kaltaraprov.go.id, Selasa (16/5),  Luhut mengatakan bahwa keikutsertaan Indonesia kali ini dalam rangka untuk  pemerataan pembangunan infrastruktur di Indonesia, serta mempromosikan sejumlah paket pembangunan, dan memberikan penawaran bagi negara peserta forum yang hadir pada saat itu untuk berinvestasi.

Penawaran yang ditawarkan diantaranya yakni mega proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Sungai Kayan, Kecamatan Peso, Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara). Ini merupakan strategi Indonesia untuk melakukan pembangunan yang berkesinambungan dan keseimbangan antara Jawa dan Luar Jawa.

Proyek ini juga ditawarkan ke Tiongkok agar bisa menjadi satu bagian pembangunan secara berkelanjutan. Adapun acara forum tersebut adalah kegiatan dari konferensi tingkat tinggi yang dihadiri oleh 50 negara, termasuk 29 kepala negara dan kepala pemerintahan,  seperti diantaranya adalah PM Malaysia Nadjin Razak, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menawarkan proyek-proyek khususnya yang berada di wilayah Indonesia Tengah, diantaranya adalah penawaran di Kalimantan Utara (Kaltara) yakni pembangunan PLTA.

Luhut menjelaskan juga bahwa ada potensi lain yang ada di Kaltara yakni potensi hydropower sebesar 9.000 Megawatt (MW). Dimana rencana akan ditawarkan dalam tiga tahap atau empat tahap, nantinya direncanakan akan dibangun alumunium smelter di Kaltara.

Sehingga Luhut mengatakan bahwa tidak hanya pembangunan PLTA yang ditawarkan, tetapi ada pembangunan fasilitas pemurnian dan pengelohan (smelter) alumunium di Kaltara.  Sejauh ini, baru perusahaan Badan Usaha Milik Negara(BUMN), yakni PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum, sementara belum semua dapat dicover oleh perusahaan BUMN, karena potensi yang ada masih banyak untuk dapat dikembangkan, sehingga perlu keterlibatan dari para investor asing untuk menanamkan dana segar dalam rencana pembangunan smelter di Kaltara.

Ke depannya, dengan terbukanya peluang investasi yang masuk ke Kaltara mampu mempengaruhi roda perekonomian daerah yang berdampak pada terciptanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat, serta masuknya teknologi baru yang dapat meningkatkan kualitas masyarakat.

Lea/Journalist/BD
Editor : Lenny Ambarita
Image : BD

6 comments

  1. secret money system review

  2. Amazing….this is a important website.
    [url=http://www.adventurenorthhockey.com/]completino calcio bambino[/url]

  3. Comedy Nights With Kapil online

  4. Thanks for your intriguing article. One other problem is that mesothelioma is generally due to the breathing of dust from mesothelioma, which is a extremely dangerous material. It can be commonly witnessed among personnel in the construction industry with long exposure to asbestos. It could be caused by residing in asbestos insulated buildings for a long time of time, Family genes plays an important role, and some individuals are more vulnerable to the risk than others.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*