Pasar Timur Tengah Masih Menjanjikan Untuk Briket Kelapa Indonesia

(Berita daerah – Jakarta) Pasar Timur Tengah masih menjadi pasar yang potensial bagi tujuan ekspor untuk briket tempurung kelapa, dan Indonesia memiliki potensi ini cukup banyak.   Permintaan dari negara-negara Timur Tengah atas ekspor briket tempurung kelapa dari Indonesia masih terus bergulir, terlihat dari ekspor briket kelapa ini terus mengalir setiap bulannya.

Memang permintaan ekspor briket tempurung kelapa asal Indonesia ke Arab Saudi belum mengalami kenaikan signifikan, tetapi untuk negara-negara Timur Tengah lainnya membawa kabar yang menggembirakan.

Direktur Utama Platinum Produksi Indonesia Heru Aceel, eksportir briket asal Indonesia mengatakan bahwa ada periode Januari-Februari permintaan briket tempurung kelapa ke Arab Saudi sebesar 9 kontainer, Sementara di  bulan April-Mei sempat mengalami penurunan sebanyak 7 kontainer. Namun pasar Timur Tengah masih merupakan pasar yang menjanjikan, demikian yang disampaikan kepada Beritadaerah.co.id, Rabu, (17/5).

Heru mengatakan bahwa tetap optimis akan mengalami peningkatan  atas permintaan ekspor briket kelapa ke depannya.  Dapat dilihat dari Platinum Produksi Indonesia yang mengekspor briket tempurung kelapa dan arang kayu.  Dimana ada pun jenis pohon yang menjadi bahan baku adalah kayu asam dan kayu alaban.

Dengan memiliki 2 (dua) pabrik berlokasi di kawasan Cikunir, Bekasi, Jawa Barat, secara rutin mengirimkan hingga 10-12 kontainer.  Ada pun satu kontainer berisi sekitar 20 ton briket tempurung kelapa, briket kayu Asam dan kayu Alaban.  Berarti ada peningkatan akan permintaan dari yang rutin dikirimkan ke daerah Timur Tengah.

Platinum Perkasa Indonesia (PPI) merupakan salah satu eksportir briket tempurung kelapa, briket kayu Asam dan kayu Alaban asal Indonesia yang agresif menembus pasar dunia. Beberapa waktu lalu, Investa Stellar Dana Kelola (ISDK) sebuah perusahaan Private Equity asal Indonesia menyuntikkan investasi ke PPI, sehingga eksportir ini mampu meningkatkan kapasitas produksi dan perluasan pasar.

Direktur Utama Investa Stellar Dana Kelola (ISDK) Jhon Veter  mengatakan bahwa potensi sumber daya alam Indonesia yang besar membuat peluang ekspor menjadi menggiurkan. Oleh sebab itu, ini menjadi peluang besar untuk menguasai pasar dunia dengan produk kelapa yang diproduksi didalam negeri. Dengan diolah disini, Indonesia akan mendapatkan added value dibandingkan hanya mengekspor buah kepala mentah.

Diharapkan ke depannya, dengan bertambahnya permintaan ekspor dari Timur Tengah, maka harus menambah produksi yang besar lagi, dengan begitu, pastinya investasi  baik dari lokal maupun dari asing akan terserap.   Dan lapangan kerja juga terbuka lebar bagi masyarakat sekitar.

 

Lea/Journalist/BD
Editor : Lenny Ambarita
Image : BD

One comment

  1. best diet pills with ephedra alkaloids mexico

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*