Pertumbuhan Ekonomi Menjadi Tantangan Terbesar bagi Provinsi Bangka Belitung

(Berita Daerah –  Sumatera) Pertumbuhan ekonomi daerah telah menjadi pusat perhatian bagi setiap kepala daerah, hal ini merupakan tantangan terbesar. Demikian juga yang menjadi fokus utama di Provinsi Bangka Belitung, yakni pertumbuhan ekonomi adalah tantangan besar, bukan saja hanya permasalahan politik saja.

Mengutip dari laman babelprov.go.id, Selasa (23/5), Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan mengatakan Bangka Belitung merupakan salah satu provinsi dengan tingkat inflasi tinggi sehingga mengakibatkan lambatnya pertumbuhan ekonomi. Oleh sebab itu, pemerintah tengah berusaha untuk menekan laju inflasi agar pertumbuhan ekonomi mengalami peningkatan.

Erzaldi memberikan penjelasan bahwa tantangan lainnya yang dihadapi Bangka Belitung selain dari tingginya tingkat inflasi, yakni konektivitas dan infrastruktur yang kurang memadai, kurangnya pengelolaan daerah pesisir dan pulau-pulau kecil, ketergantungan provinsi dengan daerah lain, serta perubahan iklim dan degradasi lingkungan yang begitu cepat. Yang mana, semuanya ini berdampak pada efektifitas pertumbuhan ekonomi.

Selama ini, masyarakat Bangka Belitung hanya bergantung pada tambang timah, padahal masih banyak sumber daya mineral lainnya yang bisa dimanfaatkan dan dikelola dengan baik, sehingga mampu menjadi pemacu pertumbuhan perekonomian.

Menurut Erzaldi, strategi peningkatan ekonomi bidang pariwisata tidak bisa diandalkan, selama tingkat inflasi di Bangka Belitung masih tinggi, akibatnya harga kebutuhan hidup bagi masyarakat pun masih tinggi. Dampaknya mana ada wisatawan yang mau datang ke sini lagi jika mereka tahu bahwa biaya hidup disini mahal. Ini membuat menurunnya tingkat pariwisata Bangka Belitung.

Hal lainnya yang menjadi perhatian pemerintah adalah kualitas infrastruktur di daerah terpencil juga menjadi fokus pemerintah dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi, seperti yang terjadi di Bangka Belitung yakni bagaimana dapat mengelola hasil perikanan dengan baik jika akses jalan tidak memadai, selain itu, hasil sawah juga tidak bisa diproduksi dengan baik.

Dan masih ada beberapa isu-isu strategis yang perlu dilakukan perbaikan, oleh sebab itu, Erzaldi mengatakan bahwa mahasiswa UBB (Uiversitas Bangka Belitung) sebagai sumber daya manusia yang berkualitas mampu menjadi fungsi dan control kebijakan pemerintah, dan mahasiswa dapat membantu untuk mengimplementasikan program-program kebijakan pemerintah.

Lea/Journalist/BD
Editor : Lenny Ambarita
Image: Babelprov

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*