Empat Bidang Kerjasama Antara Jatim dan New Zealand Tengah Difokuskan

(Berita Daerah – Jawa) Kerjasama yang telah dibangun antara Jawa Timur (Jatim) dengan New Zealand tengah berlangsung, khususnya untuk beberapa bidang yang menjadi fokus untuk dikembangkan. Lewat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa TImur, Akhmad Sukardi yang mengadakan petemuan dengan Pemerintah New Zealand, dimana ada empat bidang yang akan ditekankan yakni bidang pendidikan, penanganan bencana, impor sapi, dan fasilitasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin).

Mengutip dari laman jatimprov.go.id,  Selasa (6/6), Sekdaprov Jatim  dalam pertemuan audiensi dengan Duta Besar New Zealand Dr Trevor Matheson memberikan penjelasan bahwa untuk bidang pendidikan Pemerintah New Zealand telah memberikan beasiswa kepada mahasiswa untuk kuliah di sana. Kedepan diharapkan jumlah beasiswa yang diberikan ditambah. Dengan bertambahnya jumlah mahasiswa Jatim yang kuliah di New Zealand berarti akan menambah jumlah SDM yang berkualitas yang dapat membantu daerah Jatim mengalami peningkatan dalam SDM yang telah mapan dan berkualitas dalam mendukung pembangunan daerah.

Kerjasama lainnya yakni dengan pengetahuan seputar penanganan bencana. Hal itu penting dilakukan mengingat geografis Indonesia utamanya di Jatim yang rawan gempa dan longsor.  Selain itu, di  bidang impor sapi Pemprov Jatim ingin meningkatkan jumlah impor sapi dari New Zealand. Jumlah impor sapi tersebut dilakukan agar mampu memenuhi kebutuhan susu di Jatim. Namun secara teknis harus dibahas lebih khusus, utamanya terkait tempat yang cocok dan sesuai bagi sapi dari New Zealand.

Pemprov Jatim terus mendorong kerjasama dengan Kadin sebagai bentuk fasilitasi pemerintah. Dengan demikian diharapkan semakin banyak investor yang berinvestasi di Jatim.

Selama 5 tahun yakni sejak tahun 2012 sampai Februari 2017, kinerja perdagangan Jatim dengan New Zealand nilainya cenderung fluktuatif. Bahkan pada kurun 2012 sampai dengan 2015 menunjukkan defisit bagi Jatim, namun tahun 2016 dan 2017 ekspor Jatim mengalami surplus.

Dan komoditas utama non migas yang dieskpor ke New Zealand, antara lain kakao, alas kaki, plastik, dan perabot. Berdasarkan data yang ada investasi New Zealand di Jatim sampai triwulan I tahun 2017 sebanyak 5 proyek dengan nilai investasi USD 34.146 juta.

Sementara dari pihak New Zealand, Dr Trevor Matheson menyambut baik akan tawaran kerjasama yang disampaikan Sekdaprov Jatim. Apalagi, hubungan antara Indonesia dengan New Zealand telah mencapai 60 tahun. Diharapkan di tahun mendatang, kerjasama ini membuahkan hasil sehingga pertumbuhan perekonomian Jatim makin meningkat.

Lea/Journalist/BD
Editor : Lenny Ambarita
Image : Jatimprov

 

5 comments

  1. you use a fantastic weblog here! do you need to make some invite posts on my blog?

  2. As for Morgan Freeman, he was hardly there in the film.

  3. An insightful blog post right there mate ! Thanks for the post .

  4. That really caprutes the spirit of it. Thanks for posting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*