Alam dan Pasar, Dua Modal Indonesia Yang Besar

Indonesia menjadi negara yang menarik untuk investor karena dua alasan: pertama market nya yang besar hingga 250 juta penduduk Indonesia dan yang kedua adalah sumber daya alam yang berlimpah untuk keperluan industri. Beberapa waktu yang lalu saya didatangi oleh advisor Jepang yang mewakili perusahaan-perusahaan besar di Jepang yang sudah mature. Perusahaan-perusahaan ini berasal dari berbagai latar belakang industri dan ingin melakukan ekspansi ke Indonesia untuk mendongkrak pertumbuhan mereka lebih lagi. Mereka datang ke Indonesia karena dua alasan, dekat dengan sumber daya alam dan memiliki pasar yang besar untuk produk mereka. Dua kekuatan Indonesia ini juga disadari oleh para pemerintah, juga para pebisnis. Seorang calon gubernur pernah bertemu dengan saya, dan kebanggaannya adalah saat melihat kekayaan alam daerahnya, saat itu ia bisa memaparkan dari ujung ke ujung bagaimana kayanya alam yang mereka miliki. Kedua kekuatan ini tentu menjadi magnet yang menyedot banyak investor untuk masuk ke dalam negeri tercinta ini.

Tugas bersama yang harus dikerjakan adalah menciptakan atmosfir investasinya, yang nyaman dan terbuka, yang menerima pemodal dan menjamin keamanan harta kekayaan mereka tanpa meninggalkan pemberian yang produktif bagi masyarakat. Perangkat ini diusahakan dengan sungguh-sungguh oleh pemerintah. Sisi keamanan harta kekayaan, bersangkutan erat dengan kondisi politik yang berlangsung, sekalipun banyak tekanan dari banyak pihak namun pemerintah masih mengendalikan dan kondisi tetap stabil, apresiasi publik bagi kepolisian cukup baik, kepercayaan masyarakat menjadi dasar untuk produktifitas dan kinerja investor yang sudah ada di dalam. Pembangunan infrastruktur juga merupakan inisiatif pemerintah yang sangat diapresiasi oleh investor. Presiden sangat aktif memimpin langsung seluruh pembangunan infrastruktur di negeri ini. Apresiasi dari luar negeri juga diberikan kepada usaha-usaha pemerintah memerangi pencurian di laut, pemboman kapal-kapal dilakukan dan pencuri-pencuri ikan ditangkap, tentu saja ini memberikan atmosfir yang sangat baik bagi investasi di Indonesia.

Sekarang yang perlu aktif digalakkan adalah memasarkannya kemana-mana, inisiatif Kementerian Pariwisata menciptakan branding bagi daerah-daerah wisata di Indonesia merupakan bagian dari program pemasaran negeri dengan ribuan pulau ini. Portfolio investasi perlu diciptakan dengan segera di setiap daerah, portfolio ini bersumber dari segala potensi negeri yang berlimpah, ini mestinya menjadi upaya pemerintah untuk menciptakan produk-produk yang siap untuk investasi bekerjasama dengan pebisnis dan advisor keuangan hingga tercipta gagasan yang dan proposal investasi yang menarik. Menarik tentunya bila menawarkan penghasilan yang cukup dan resiko yang dapat dikelola, kerja kerasnya adalah bagaimana data tersaji dengan akurat dan cepat. Perijinan yang menjadi masalah klasik terus dibenahi, Indonesia makin meningkat dalam peringkat kenyamanan berinvestasi karena memiliki terobosan dalam perijinan.

Modal besar alam dan pasar tidak akan menjadi sia-sia bila bersama ditata dan membuat indikator kenyaman berinvestasi Indonesia semakin meningkat, uang menjadi Indonesia, negeri dimana menghasilkan kemakmuran dan terpelihara keamanannya, pasti bisa!

Fadjar 2

Penulis Fadjar Ari Dewanto adalah Advisor Lepmida (Lembaga Pengembangan Manajemen dan Investasi Daerah)

 

One comment

  1. You are so awesome for helping me solve this myytsre.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*