Kopi Jawa Barat Diminati Pangsa Pasar Timur Tengah

(Berita Daerah – Jawa) Provinsi Jawa Barat terus memacu ekspor komoditi maupun industri ke berbagai negara. Saat ini komoditas ekspor Jawa Barat (Jabar) masih didominasi oleh TPT (Tekstil dan Produk Tekstil) dalam beberapa dekade. Namun bukan berarti komoditas lain tidak muncul. Kopi asal Jabar adalah salah satu komoditas yang mulai diminati di luar negeri.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jabar, Wiwiek Sisto Widayat menyebutkan ada komoditas ekspor baru yang dikemudian hari akan menjadi komoditas andalan Jabar yakni komoditas kopi. Menurutnya saat ini sudah mulai banyak negara lain yang berminat terhadap kopi asal Jabar.

“Ekspor Jabar itu cukup bagus. Komoditas yang mulai diminati adalah kopi,” tegas Wiwiek yang dikutip laman jabarprov.go.id, Rabu (12/7).

Ia menyebutkan negara yang berminat terhadap kopi Jabar adalah Arab saudi dan beberapa negara Timur Tengah. Meski volumenya tidak besar, namun jika di ‘maintenance’ dengan baik dengan menjaga kualitas dan produksinya, maka kopi Jabar yang diekspor akan meningkat.

“Peminatnya di luar negeri sudah mulai banyak untuk kopi Jabar,” tegasnya.

Selama ini pasar ekspor non migas Jabar masih tetap ke Amerika Serikat. Lalu negara tujuan ekspor lainnya adalah Jepang dan Thailand. Jawa Barat terus menggenjot produksi kopi unggulan di empat lokasi pengembangan kopi arabika tersebut meliputi Kabupaten Sumedang, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Garut. Selama ini mayoritas kopi di Jabar adalah robusta, namun di keempat daerah ini kopi yang ditanam adalah arabika yang memiliki nilai jual dan pasar yang lebih baik.

Yohan/Jurnalist/BD
Editor : Lenny Ambarita
Image : BD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*