Mendagri Ajak Masyarakat Sukseskan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019

(Berita Daerah-Cianjur) Tahun 2018 merupakan tahun politik. Sebab, Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Serentak tahap ketiga berlangsung di 171 daerah. Selain itu, proses tahapan pemilu legislatif serta pemilu presiden dan wakil presiden untuk tahun 2019 juga dimulai pada 2018.

“Tanpa sadar, kita sekarang ini sedang hangat-hangatnya memasuki tahun politik. Tahun depan ada 171 pilkada. Pilkada ini sudah mewakili pemilih 60-70 persen untuk pemilu legislatif dan pemilu presiden,” kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di Cianjur Jawa Barat, Rabu kemarin.

“Bulan Agustus tahun depan, seluruh partai politik yang nanti lolos verifikasi KPU sudah mulai mencalonkan mendaftarkan nama calon presiden dan calon wakil presiden,” ujarnya.

Menurutnya, kunci sukses sebuah pilkada, pemilu legislatif maupun pemilu presiden diantaranya yakni partisipasi masyarakat yang tinggi. Dia berharap pada Pilkada Serenak 2018, angka partisipasi dapat mencapai 78 persen sesuai target KPU, Bawaslu dan Kementerian Dalam Negeri.

Lebih lanjut, dia mengajak para pemuda dan mahasiswa untuk melawan dan mengingatkan jangan sampai ada politik uang dalam setiap pesta demokrasi. “Kita harus membangun demokrasi, memilih kepala daerah, anggota DPR, anggota DPD, anggota DPRD, presiden dan wakil presiden yang amanah. Memperjuangkan bangsa dan negara, mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ucapnya.

Dia juga meminta dukungan para pihak agar menghindari kampanye yang berbau ujaran kebencian serta mengumbar SARA. Setiap calon kepala daerah, calon anggota legislatif, calon presiden, menurutnya, sepatutnya beradu gagasan, konsep dan pemikiran membangun bangsa.

Dia optimistis jajaran Polri, TNI, kejaksaan, pengadilan, tokoh-tokoh agama, masyarakat dapat menyukseskan proses demokrasi pada 2018 dan 2019. “Karena kalau ini sukses, tahun 2024 akan diadakan pemilu presiden, pemilu legislatif dan pilkada serentak di seluruh Indonesia,” tandasnya.

Sekadar diketahui, Jambore diikuti 15 organisasi kemahasiswaan diantaranya HMI, GMNI, GMKI, KAMMI, PMKRI, Hikmabudhi dan PMII. Turut hadir dalam Jambore yaitu mantan Ketua DPR Akbar Tanjung, Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto serta Dandim Cianjur Letkol CZI Hidayati. Jambore bertajuk “Bersatu, Kreatif, Majukan Ekonomi Indonesia” digelar 24-29 Oktober 2017.

“Kita akan menghadapi agensa penting, agenda politik. Ini kesempatan masyarakat Indonesia untuk menyampaikan aspirasinya melalui pilkada, pemilu legislatif dan pemilu presiden,” kata Akbar Tanjung saat memberikan sambutan dii acara Jambore.

Menurut Akbar, bangsa Indonesia akan terus menghadapi berbagai dinamika, tantangan dan perubahan. Karena itu, seluruh pihak harus menyongsong masa depan dengan optimis di bawah pilar-pilar kebangsaan untuk menjamin terwujudnya cita-cita bangsa.

Joeycool
Editor : Joseph/Journalis/BD
Image : kemendag

One comment

  1. What i don’t understood is in fact how you are no longer really a lot more well-liked than you might be now. You are very intelligent. You know thus significantly with regards to this subject, made me personally consider it from so many varied angles. Its like women and men aren’t involved unless it’s something to accomplish with Girl gaga! Your individual stuffs excellent. Always handle it up!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*