Tingkatkan Produktivitas Pangan, Pemerintah Dorong Konsolidasi Lahan

(Berita Daerah – Jakarta) Sektor pertanian memegang andil penting dalam perekonomian suatu negara. Selain sebagai penghasil devisa negara, sektor ini berkontribusi dalam ketahanan dan kedaulatan pangan. Meskipun demikian, kepemilikan lahan oleh petani dalam negeri terhitung masih kecil dan kurang produktif.

Menurut data Badan Pusat Statistik Tahun 2013, dari total 26,14 juta rumah tangga usaha pertanian di Indonesia, 55,5% diantaranya atau 14,3 juta rumah tangga usaha pertanian memiliki lahan kurang dari 0,5 hektar.

Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Musdhalifah Machmud menyatakan perlu ada kiat khusus guna meningkatkan kesejahteraan petani dengan lahan terbatas. “Kita perlu mengkomunikasikan dengan baik bagaimana menambah produktivitas dari lahan setengah hektar ini,” ungkap Musdhalifah saat membuka Seminar Nasional Menuju Agribisinis Padi Berbasis Konsolidasi Lahan, Kamis (7/12), di Jakarta.

Menurut Musdhalifah, kepemilikan lahan yang kecil tidak akan produktif apabila digunakan untuk pengusahaan pertanian atau perkebunan. Hal ini terutama di Jawa yang rata-ratanya hanya 0,08 hektar/kapita. “Oleh karenanya untuk melaksankan konfigurasi kebijakan ekonomi berkeadilan, Presiden Joko Widodo telah meluncurkan Kebijakan Pemerataan Ekonomi,” tuturnya.

Salah satu pilar utama dari Kebijakan Pemerataan Ekonomi (KPE) adalah lahan, diantaranya meliputi Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial. Dimana berkaitan dengan pembagian akses lahan yang adil bagi seluruh masyarakat, penetapan prioritas penerima Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) dan pengembangan usaha pertanian dengan metode aglomerasi atau klaster.

“Nantinya pelaksanaan Reforma Agraria dilakukan dengan pemanfaatan lahan di Pulau Jawa melalui konsolidasi lahan sedangkan di luar Pulau Jawa melalui TORA,” kata Musdhalifah.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan dalam penciptaan lahan konsolidasi pertanian rakyat, ada tiga kunci utama dari skema ini. Pertama, pemberian sertifikat strata title versi pertanian yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap komoditas pertanian. Kedua, pengorganisasian petani dengan dukungan pemerintah, BUMN dan swasta dalam kegiatan input produksi, budidaya, pengolahan, pemasaran dan technical assistant. Ketiga, pengelolaan dilakukan secara corporate farming dan pola pertanian diarahkan kepada mix farming.

Pengelolaan secara klaster diharapkan dapat memberikan keuntungan bagi produsen, pemerintah dan konsumen. Dari sisi produsen, skema ini dapat meningkatkan produktivitas, peningkatan skala ekonomi, kestabilan harga dan memberikan peningkatan keuntungan bagi pelaku usaha padi. Sedangkan dari sisi pemerintah akan membuat pembinaan terhadap pelaku usaha padi lebih mudah, anggaran yang dikeluarkan pemerintah lebih efisien dan dapat terjadi sinergitas lintas sektor.

“Bagi konsumen dengan adanya skema klaster ini akan memberikan jaminan kontinuitas produksi padi dan memberikan kestabilan harga serta mutu secara berkelanjutan,” tambah Musdhalifah.

Panda/Journalist/BD
Editor : Agustinus
Image : ekon

6 comments

  1. Your home is valueble for me. Thanks!?

  2. I happen to be writing to make you understand what a cool discovery our girl gained reading through your blog. She discovered lots of pieces, including what it is like to possess an awesome giving mood to make the mediocre ones smoothly master several multifaceted issues. You undoubtedly did more than readers’ expected results. Thank you for giving these informative, trustworthy, educational not to mention easy tips on that topic to Mary.

  3. It’s best to take part in a contest for top-of-the-line blogs on the web. I’ll advocate this site!

  4. I would like to convey my love for your kind-heartedness supporting those who have the need for help with in this concept. Your special dedication to getting the solution around became incredibly important and have consistently helped women just like me to get to their goals. Your own warm and helpful report signifies a great deal a person like me and even further to my fellow workers. Many thanks; from everyone of us.

  5. I wanted to put you that tiny observation in order to say thanks as before for your incredible suggestions you’ve shown on this website. It has been open-handed of you to allow freely what exactly a number of us could possibly have marketed for an electronic book to end up making some dough for themselves, particularly since you could have tried it if you wanted. Those basics in addition acted as a easy way to understand that the rest have similar zeal similar to my own to learn much more regarding this issue. I am sure there are lots of more fun opportunities up front for individuals who take a look at your site.

  6. I intended to write you a little observation to say thanks a lot the moment again for those nice views you’ve featured in this article. It was remarkably generous of people like you in giving unhampered all a number of people could have marketed for an e-book to help with making some dough on their own, primarily considering the fact that you might well have tried it if you ever wanted. Those good tips also served like the good way to realize that other people have similar zeal the same as mine to understand a lot more with regard to this issue. I believe there are a lot more pleasant times ahead for folks who go through your site.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*