Pengadaan Barang Dan Jasa Rawan Korupsi

(Berita Daerah-Batang) Pemerintah Kabupaten Batang melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa menyelenggarakan Sosialisasi/internalisasi modernisasi pengadaan melalui probity advice dan konsolidasi pengadaan.

Bahwa pemerintah kabupaten batang sudah berkerja keras di mana di Organisasi perangkat daerah (OPD) berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa mencoba untuk mengevaluasi. Dan sering disampaikan oleh aparat penegak hukum kecenderungan potensi korupsi yakni pada pelaksanaan, perizinan, pengadaan barang dan jasa hal tersebut disampaikan Bupati Batang Wihaji pada saat membuka Sosialisasi/internalisasi modernisasi pengadaan melalui probity advice dan konsolidasi pengadaan yang bertempat di ruang Bapelitbang Kabupaten Batang senin (11/12).

Beliau berharap untuk resiko rawan korupsi dalam Pelaksanaan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah, maka kami, Pemerintah Kabupaten Batang berkomitmen untuk berintegritas, akuntabel dan transparan serta taat asas dalam pelaksanaan tugas.

Berbagai upaya telah dan akan dilaksanakan dengan pendekatan Kualitas Sumber Daya Manusia, Tata Kelola, Teknologi dan Partisipasi Masyarakat dibingkai dalam “Guyub Rukun Mbangun Batang” yang dapat diartikan bahwa semua stakeholder mengedepankan sikap baik, menjaga kerukunan, kreatif dan inovatif serta normatif dalam membangun Kabupaten Batang tandas Bupati.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa setda Kabupaten Batang Budiyanto mengatakan kegiatan Sosialisasi/internalisasi modernisasi pengadaan melalui probity advice dan konsolidasi pengadaan merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi modernisasi pengadaan untuk mewujudkan value for money pengadaan barang/jasa pemerintah pada tanggal 28 september 2017 oleh lembaga kebijakan pengadaan barang/jasa pemerintah (LKPP) Republik Indonesia.

Budiyanto menyampaikan maksud kegiatan sosialisasi internalisasi modernisasi pengadaan tersebut yakni untuk mensosialisasikan modernisasi pengadaan dengan cara probity advice dan pengadaan konsolidasi kepada stake holder.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk internalisasi rencana aksi daerah probity advice dan pengadaan knsolidasi. Dan mampu menyusun tindak lanjut rencana aksi daerah tentang probity advice oleh tim inspektorat. Serta mampu menyusun tindak lanjut pengadaan konsolidasi oleh tim atau stakeholder pengadaan arang jasa pemerintah ujar Budiyanto.

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten pemerintahan dan kesra Retno Dwi Irianto, para kepala OPD, kepala Bidang pada OPD dan ULP dan LPSE, para camat atau yang mewakili dan peserta sosialisasi.
Joeycool/Journalist/BD
Editor : Joseph
Image : Pemprov

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*