Presiden Jokowi 9 Jan 2018 Resmikan Bendungan Raknamo (Puskop Kementerian PUPR)

Presiden Jokowi Hari Ini Resmikan Bendungan Raknamo di NTT

(Beritadaerah – Nasional) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sepanjang tahun 2015-2019 telah membangun tujuh bendungan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memiliki curah hujan rendah. Secara keseluruhan pembangunan ketujuh bendungan itu akan menampung 188 juta m3 volume air yang dapat dimanfaatkan untuk irigasi, sumber air baku, pembangkit listrik dan pariwisata.

Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR Imam Santoso menjelaskan, ketujuh bendungan yang dibangun itu merupakan bagian dari 49 bendungan baru yang diprogramkan pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Jusuf Kalla.

“Biaya pembangunan tujuh bendungan tersebut Rp 5,9 triliun,” kata Imam Santoso, di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (8/1).

Menurut Dirjen Sumber Daya Air itu, empat bendungan nantinya akan berada di Pulau Timor yakni Bendungan Raknamo, Rotiklot, Manikin, dan Kolhua. Sedangkan tiga lainnya berada di Pulau Flores yakni Bendungan Napun Gete, Temef dan Mbay.

Dari tujuh bendungan, lanjut Imam, satu bendungan telah selesai yaitu Raknamo. Bendungan Raknamo yang dimulai pembangunannya (groundbreaking) oleh Presiden Jokowi pada tanggal 20 Desember 2014, diresmikan pengisiannya oleh Kepala Negara pada 9 Januari 2018. “Penyelesaian pembangunan bendungan ini lebih cepat 13 bulan dari target semula yakni Januari 2019,” ungkap Imam.

Proses yang cepat dimungkinkan, menurut Dirjen Sumber Daya Air Imam Santoso, karena pengadaan lahan berjalan lancar atas dukungan penuh dari masyarakat NTT, kondisi jalan akses yang baik, sehingga mobilisasi alat berat mudah dilakukan dan dapat bekerja hingga tiga shift sehari.

Setelah Raknamo, berikutnya akan selesai Bendungan Rotiklot dengan kapasitas 3,2 juta m3 akan diresmikan pada pada Maret 2018 atau lebih cepat 8 bulan dari jadwal semula.

“Bendungan Rotiklot berada di Atambua Kabupaten Belu. Daya tampungnya relatif kecil karena daerahnya sangat kering,” kata Imam Santoso.

Selain bendungan, Kementerian PUPR juga membangun ratusan embung di beberapa lokasi di NTT.

Nanie/Journalist/BD
Editor : Emy T
Source: Kementerian PUPR

7 comments

  1. I am so grateful for your article.Much thanks again. Cool.

  2. Thanks for sharing, this is a fantastic article post. Keep writing.

  3. Hey, thanks for the blog article.Thanks Again. Awesome.

  4. Awesome article post.Much thanks again. Really Great.

  5. I cannot thank you enough for the post. Will read on…

  6. I cannot thank you enough for the blog post.Really looking forward to read more. Really Great.

  7. Thank you ever so for you article post. Keep writing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*