Penumpang Bandara Juanda Surabaya selama periode libur dan arus balik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2018 (Photo: Kominfo)

Periode Libur Natal-Tahun Baru, Penumpang Bandara Juanda Capai 1,4 Juta

(Beritadaerah – Surabaya) Liburan tahunan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 mendatangkan arus penumpang di Bandara Juanda Surabaya dengan peningkatan jumlah penumpang yang signifikan.

Jumlah penumpang Bandara Juanda Surabaya selama periode libur dan arus balik Natal dan Tahun Baru meningkat 10.8 persen dari tahun lalu. Jumlah tersebut meliputi penumpang selama masa libur mulai 18 Desember 2017 hingga 8 Januari 2018.

Berdasarkan laporan dari posko terpadu Natal-Tahun Baru (Nataru) di Bandara Juanda Surabaya sampai penerbangan terakhir, Selasa (9/1) dini hari, tercatat jumlah penumpang mencapai 1.406.803 orang.  Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun lalu yang mencapai 1.271.396 orang.

Kenaikan Jumlah penumpang pesawat udara di bandara Juanda tahun ini meliputi penumpang domestik dan internasional. Jumlah penumpang domestik naik 9,9% dari 1.145.031 menjadi 1.258.004, sedangkan jumlah penumpang internasional naik 19,2% dari tahun lalu, dari 126.365 menjadi 150.679 orang.

“Ini tantangan kami untuk meningkatkan layanan bandara di tengah kepercayaan penumpang meningkat,” jelas General Manajer PT Angkasa Pura 1 Juanda, Heru Prasetyo,Kamis (11/1).

Tak hanya jumlah penumpang, jumlah pergerakan pesawat selama libur Nataru juga dilaporkan naik cukup signifikan. Jika tahun lalu hanya 8.790 pergerakan pesawat, maka tahun ini Bandara Juanda dipadati 9.963 pesawat, naik 13,3%. Kemudian untuk jumlah kargo dan barang bawaan yang diangkut pesawat lewat Bandara Juanda juga naik 29,7% dari 5.459.327 kg jadi 7.080.824 kg.

Secara keseluruhan pelaksanaan Posko angkutan udara saat Natal dan Tahun Baru 2018 di 13 bandara yang dikelola oleh Angkasa Pura I berjalan aman, baik dan lancar. “Kami ucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung situasi yang kondusif selama pelaksanaan Posko seperti Otoritas Bandara, TNI, Polri, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Basarnas, BMKG, Airnav Indonesia, pihak maskapai, serta masyarakat,” tandasnya.

Nanie/Journalist/BD
Editor : Emy T
Source: Kominfo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*