Hutan Trembesi De Djawatan Banyuwangi, Jawa Timur (Photo: Philip/ BD, 15 Des 2017)

Wisata Instagramable Dikembangkan Ikuti Gaya Hidup Masyarakat

(Beritadaerah – National) Dalam rangka meningkatkan industri pariwisata di Indonesia,  Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, wisata instagramable kini menjadi gaya hidup masyarakat dunia. Dampaknya antara lain dari sisi pariwisata, masyarakat akan mencari lokasi wisata yang eksotis dan unik bagi  wisatawan. “Indonesia yang memiliki alam nan indah serta beragam budaya dan tersebar luas dari ujung timur hingga barat, punya potensi tersebut,” kata Menpar Arief Yahya, baru-baru ini.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah membuat satu konsep bagaimana mengantisipasi perubahan gaya hidup tersebut dengan memaksimalkan peran generasi muda dan media sosial untuk menciptakan destinasi wisata digital.  Destinasi digital ini, kata Arief Yahya, destinasi yang dikreasi anak-anak millenials dengan positioning esteem economy. “Mereka suka tempat yang bisa berfoto ria dan layak dimedsoskan, sedangkan differentiating-nya, harus instagramable,” kata Arief Yahya.

Konsep dari destinasi digital, kata Arief Yahya, adalah experience based product, yang diciptakan melihat gaya hidup masyarakat yang 70% aktif di dunia digital, sehingga destinasi wisatapun  didorong untuk semakin kreatif dalam memikirkan dan menciptakan objek gambar yang instagramable di destinasi wisata. “Hal ini dimaksud agar wisatawan  yang aktif di dunia maya dapat mem-posting foto yang menarik di media sosial sehingga mendapatkan banyak likes, comment, repost, share, dan interaksi positif,” kata Menpar.

Dengan melibatkan Generasi Pesona Indonesia (GenPI), kata Arief Yahya, banyak tercipta destinasi digital yang tawarkan antara lain; Pasar Kaki Langit  (Yogyakarta), Pasar Karetan, Kendal (Semarang), Pasar Siti Nurbaya (Padang), Pasar Tahura (Lampung), Pasar Baba Boen Tjit (Palembang), Pasar Pancingan  (Lombok), dan Pasar Mangrove, Batam (Kepulauan Riau).

Di pasar Tahura Lampung, misalnya, komunitas GenPI Lampung, telah menghidupkan kembali  Taman Hutan Raya  (Tahura) Wan Abdurahman atau youth camp lebih menarik sesuai selera millenials dengan menciptakan tempat-tempat yang seru dan  spot-spot  instragrammable dengan latar keindahan kawasan Tahura.

Nanie/Journalist/BD
Editor : Emy T
Source: Kemenpar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*