Mendag, Jatim Lumbung Beras Nasional (Photo: Diskominfo)

Mendag Enggartiasto: Jatim Lumbung Beras Nasional

(Beritadaerah – Nasional)   Provinsi Jawa Timur (Jatim) merupakan salah satu daerah yang diandalkan menjadi lumbung beras nasional.  Kondisi Jatim saat ini dengan persediaan atau stok bahan pokok pangan yang berlebihan, menjadikannya tidak ada alasan bahwa di Jatim terjadi gejolak harga dalam menghadapi hari-hari besar keagamaan nasional.

Hal tersebut disampaikan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita, saat konfrensi pers pada Rapat Koordinasi TPID se-Jawa Timur Dalam Rangka Hari-Hari Besar Keagamaan Nasional di Surabaya,  Kamis (19/4).

“Jawa Timur mempunyai arti yang cukup besar bagi nasional, karena bisa memberikan kontribusi mengendalikan inflasi yang tinggi terhadap nasional,” ujar Mendag.

Sebelumnya, Mendag Enggar menggelar telekonferensi dengan seluruh Kepala Divre Badan Urusan Logistik (Bulog) yang juga dihadiri Kepala Dinas Perdagangan dari berbagai provinsi di Indonesia, untuk memastikan dan mengecek harga, kesiapan dan ketersediaan bahan pokok jelang bulan Ramadhan.

Mendag juga menghimbau kepada para pedagang beras di pasar tradisional harus menjual dan menyediakan beras medium dengan harga yang telah ditentukan pemerintah melalui Harga Eceran Tertinggi (HET). “Kalau sudah harga beras di derah masing-masing, maka Bulog diharapkan tidak perlu menyalurkan beras, tetapi pada saat ada kekurangan kebutuhan beras, maka Bulog harus siap menyalurkan beras,” katanya.

Ditambahkan, harga beras di daerah rata-rata sesuai dengan HET dan di bawah HET. Seperti di Sulawesi Selatan, Jambi, Aceh dan di Jawa Timur harga beras di bawah HET. Untuk harga beras medium di Jawa HET ditetapkan Rp9.450/kg dan premium Rp12.800/kg. Sementara untuk wilayah lainnya yang membutuhkan ongkos transportasi lebih tinggi maka harga tersebut ditambah Rp500/kg.

 

Nanie/Journalist/BD
Editor : Nanie
Source: Kominfo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*