Kementerian ESDM Resmikan Lima Sumur, Pemerintah Berharap Tidak Ada Krisis Air

(Beritadaerah-Nasional) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali meresmikan sumur bor untuk lima daerah sulit air di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Kelima wilayah sulit air tersebut yaitu Kelurahan Takalar, Kec. Mappaksungu; Desa Bontomanai, Kec. Mangara Bombang; Desa Laikang, Kec. Mangara Bombang; Desa Punaga, Kec. Mangara Bombang; dan Desa Banyuanyara, Kec. Sanrobone.

Serah terima bantuan dari Pemerintah tersebut dilakukan oleh Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan kepada Bupati Takalar, yang dipusatkan di lokasi Sumur Bor Kelurahan Takalar, Kabupaten Takalar, Senin (17/12).

“Penyediaan air bersih melalui pengeboran air tanah dalam ini dinalai sangat efektif akan membantu mengatasi persoalan pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat di daerah sulit air,” jelas Wanhar dalam sambutannya.

Salah satu tugas dan fungsi Badan Geologi, Kementerian ESDM di bidang air tanah adalah melaksanakan pelayanan kepada masyarakat, yaitu penyediaan sarana air bersih melalui pengeboran air tanah dalam di daerah sulit air di seluruh wilayah Indonesia.

“Sampai dengan semester III tahun 2018, Badan Geologi, Kementerian ESDM telah berhasil membangun sebanyak 1.908 unit sumur bor yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dengan kapasitas debit air bersih mencapai sekitar 120 juta m3/tahun, yang dapat melayani kurang lebih 5,5 juta jiwa” ujar Wanhar.

Sumur bor tersebut lanjut Rudy, tersebar di 33 provinsi dan 312 kabupaten. Untuk Kabupaten Takalar sendiri telah berhasil dibangun 10 unit sumur bor, tersebar di 6 kecamatan dan 10 desa, dengan kapasitas produksi air bersih mencapai 529.805 m3 per tahun dapat memenuhi kebutuhan air bersih bagi 24.120 jiwa penduduk.

Pembangunan sumur bor ini menggunakan Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN) Kementerian ESDM. Keberadaan sumur bor ini diharapkan dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik oleh masyarakat setempat, sehingga dapat memberikan manfaat yang besar untuk meningkatkan taraf hidup dan ekonomi masyarakat.

Agustinus/Journalist/BD
Editor : Panda
Source : esdm

About Daniel Sumbayak

Graduated from Universitas Bina Nusantara, majoring from Information Technology, Daniel is well-versed in all aspects of the ever-changing information technology world. Furthermore, he also has finished his Master of Management program, from Bina Nusantara Business School. Daniel is now well on his way for a doctorate program, in General Management. In his 5 years of experience in information technology, Daniel has excellent knowledge on information technology’s application in banking, financial institution, large companies, and also manufacturing companies, especially on low-latency communication, application and network security middleware messaging system, database management and planning, high-frequency computation, data mining, and search engine optimization. His intimate knowledge on financial institutions and information technology also carries him to be the Head of Vibiz Research Center, a prestigious research center that supports the Vibiz Media Group. Daniel is now acting as Director of Vibiz Group and CEO Vibiz Consulting Group which primarily engages to provide information technology solutions for financial institutions and private institutions.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.