Kapal Pendukung Tol Laut (Photo: Kominfo)

Pemerintah Terus Dukung Tol Laut dan Kini Kembali Berikan Dua Kapal

Pemerintah, dalam hal ini Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan pada Senin (4/2) menyerahkan dua unit kapal Tol Laut, yakni kapal KM Sabuk Nusantara 92 dan kapal KM Kendhaga Nusantara 3 kepada dua operator pelayaran, yakni PT Pelni dan PT Djakarta Lloyd di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Jawa Timur.

Sebagaimana diketahui bersama, Tol laut adalah konsep yang diterapkan Presiden Joko Widodo untuk memperbaiki proses pengangkutan logistik di Indonesia, bertujuan agar proses distribusi barang (terutama bahan pangan) di Indonesia menjadi semakin mudah, dan berdampak pada harga bahan pokok yang semakin merata di seluruh wilayah Indonesia.

Konsep tol laut ini bukan membuat jalan tol di atas laut, melainkan jalur pelayaran bebas hambatan yang menghubungkan hampir seluruh pelabuhan di Indonesia. Contoh pelabuhan yang terhubung dengan tol laut Indonesia cetusan Ir. Joko Widodo adalah pelabuhan Tanjung Priok dengan Tanjung Perak, Sorong dengan Tanjung Perak, misalnya.

Penyerahan dua unit kapal pendukung Tol Laut di atas bertepatan dengan pelaksanaan seminar Nasional tentang Tol Laut dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) yang dilakukan di atas kapal KM. Dorolonda, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, dan disaksikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.

Kapal KM Sabuk Nusantara 92 dan KM Kendhaga Nusantara 3 merupakan bagian dari program pembangunan 100 kapal Tol Laut oleh Kemenhub berjenis kapal perintis, kontainer, ternak dan rede. Kapal-kapal tersebut semuanya ditargetkan selesai dan dioperasikan tahun ini.

“Pembuatan dan pengoperasian kapal-kapal pendukung tol laut tersebut untuk melayani masyarakat Indonesia terutama untuk wilayah Terpencil, Tertinggal, Terluar, dan Perbatasan, serta membuka jalur logistik ke seluruh wilayah tanah air, sehingga dapat menekan disparitas harga,” ucap Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut, Capt. Wisnu Handoko.

Kapal KM Sabuk Nusantara 92 yang dioperatori oleh PT Pelni (Persero) dengan Pelabuhan Pangkal Surabaya pada Rute 16 ini menjalani rute: yaitu Surabaya – Masalembo – Keramaian – Masalembo –  Kalianget-Sapudi – Kangean – Pagerungan Besar – Sapeken – Anjung Wangi – Sapeken – Pagerungan Besar – Kangean –  Sapudi – Kalianget – Masalembo – Keramaian – Masalembo – Surabaya.

Sedangkan kapal KM Kendhaga Nusantara 3 dengan kapasitas angkut sebanyak 100 Teus Container termasuk 7 reefer container yang dioperatori oleh PT Djakarta Lloyd melayani rute Surabaya-Makassar- Kendari -Surabaya.

Emy T/Journalist/BD
Editor : Emy Trimahanani

 

 

 

 

About Emy Trimahanani

Head of LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute), Partner in Management and Technology Division of Vibiz Consulting and Editor of Vibiz Media Network.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*