Menteri Jonan Pastikan 2020 Kota Bontang jadi City Gas

(Beritadaerah – Nasional) Setelah meresmikan 4.695 Sambungan Rumah (SR) jaringan gas rumah tangga di Kota Tarakan, Kalimantan Utara kemarin, hari ini, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan meresmikan 5.005 SR jaringan gas (jargas) rumah tangga di Kota Bontang, Kalimantan Timur. Menteri ESDM mendukung penuh harapan masyarakat dan Pemerintah Dearah Bontang untuk mewujudkan Kota Bontang menjadi “City Gas”, dimana seluruh masyarkatnya sudah menggunakan bahan bakar untuk kebutuhan sehari-harinya.

“Program city gas itu sudah ada tiga yang sudah jalan, yang pertama Prabumulih, yang kedua Tarakan dan yang ketiga Bontang. Di Kalimantan Timur banyak gas nya, masak tidak bisa buat city gas,”ujar Jonan mengawali sambutannya sebelum meresmikan Jaringan Gas Kota di Bontang, Sabtu (16/2).

Usulan Pemerintah Daerah Kalimantan Timur dan Bontang itu menurut Jonan sangat mungkin untuk direalisasikan mengingat Kota Bontang memiliki sumber gas yang cukup besar tingga melengkapinya dengan pipa distribusi untuk mengalirkannya ke masyarakat.

“Jika Pemerintah Kalimantan Tiimur mengusulkan jaringan gas kota, selama ada pipa transmisinya mak itu akan cepat direalisakan karena Pemerintah mengoptimalkan potensi sumber daya alam setempat sesuai dengan harapan Presiden Republik Indonesia yang akan dituangkan dalam Peraturan Presiden, dan jika sudah disetujui inshaa Allah keinginan menjadikan Bontang sebagai city gas dapat terwujud,” jelas Jonan.

Jonan menegaskan, pentingnya sinergi dari Pemerintah Daerah, DPR dan Pemerintah Pusat dalam mewujudkan program jaringan gas kota untuk memberikan akses energy yang lebih murah dan bersih bagi masyarakat. “Kalau ketiga lembaga tidak kompak, nanti implementasinya juga susah, jadi mohon dukungannya” harap Jonan kepada para Anggota DPR dan Pemerintah Daerah agar bisa terus bersama memajukan masing-masing daerah.

Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi, menambahkan, keinginan menjadikan Bontang sebagai “City Gas” pada tahun 2020 harus diikuti pula dengan kota-kota lainnya di Provinsi Kalimantan Timur seperti Samarinda dan Balikpapan sehingga menjadikan Kalimantan Timur sebagai provinsi pertama yang menyandang predikat sebagai City Gas pertama di Indonesia.

“Setelah Bontang, kota -kota lainnya di Kalimantan Timur seperti Samarinda dan Balikpapan juga akan menggunakan gas bumi sebagai bahan bakar sehingga harapan Kami nanti Kalimantan Timur menjadi provinsi pertama sebagai provinsi City Gas,” ujar Hadi.

Walikota Bontang Neni Moerniaeny menyampaikan, harapannya untuk menjadikan Bontang menjadi City Gas, bukan tanpa alasan karena Bontang merupakan Kota penghasil gas yang cukup besar dengan infrastruktur gas relatif sudah memadai karena dari 15 kelurahan yang ada tinggal 1 kelurahan saja yang belum ada infrastruktur jaringan gas kota.

“Saya ingin perjuangkan insya Allah Bontang tahun 2020 bisa dideklarasikan sebagai City Gas, semuanya teraliri gas, kita melihat api atau asap PT Badak setiap hari masa kita susah cari yang LPG 3 kilo, tapi berkat komitmen dari bapak Jokowi harapan itu dapat terwujud” harap Neni.

Kota Bontang terdiri dengan 15 kelurahan 3 kecamatan, 14 kelurahan sudah punya pipa induk tinggal 1 kelurahan yang belum, masih ada 18.000 ribu SR lagi yang belum teraliri gas untuk menjadikan Bontang kota City Gas.

Rusunawa Kelurahan Api-Api merupakan salah satu lokasi di Kota Bontang yang mendapatkan program jaringan gas kota tahun anggaran 2018 sejumlah 198 SR di tower A dan B. Ini adalah kali ketiga Kota Bontang mendapatkan manfaat program jaringan gas kota, pengembangan jargas sudah dilakukan secara bertahap di Kota Bontang mulai di tahun 2011 (3.960 SR), tahun 2017 (8.000 SR) dan terakhir di tahun 2018 (5.005 SR). Sehingga kini total jaringan gas rumah tangga di Kota Bontang adalah 16.965 SR.

Pembangunan 5.005 SR jaringan gas di Kota Bontang meliputi Kelurahan Api-Api (667 SR) (sebanyak 198 untuk Rusunawa Kelurahan Api-Api), Kelurahan Gunung Elai (469 SR), Kelurahan Gunung Telihan (385 SR), Kelurahan Guntung (309 SR), Kelurahan Lhoktuan (420 SR), Kelurahan Belimbing (479 SR) Kelurahan Kanaan (127 SR) Kelurahan Satimpo (257 SR) Kelurahan Bontang Baru (749 SR) Kelurahan Bontang Kuala (201 SR) Kelurahan Tanjung Laut (166 SR) Kelurahan Tanjung Laut Indah (265 SR) Kelurahan Berbas Pantai (186 SR) Kelurahan Berbas Tengah (325 SR).

Source : esdm

About Agustinus Purba

Agustinus Purba is an Editor of beritadaerah.co.id and Partner in Business Advisory Services of Vibiz Consulting. He also working as Trainer at LEPMIDA. Moreover, he also experienced as Content Creator at marketing field through social media.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.