Strategi Capres Jokowi dan Prabowo Mengatasi Revolusi Industri Pangan

Dalam segmen tanya jawab Debat Kedua Capres Pemilu 2019 di Hotel Sultan hari Minggu (17/02), kedua calon Presiden menjawab pertanyaan  yang sudah disiapkan panelis terkait permasalahan energi dan pangan.

Saat ini kita memasuki revolusi industri 4.0 ditandai berkembangnya internet dan robot yang memberikan dampak signifikan bagi ekonomi, sosial dan budaya.
Pertanyaan: Bagaimana strategi menghadapi revolusi industri pertanian, perikanan, peternakan yang sebagian besar pelakunya masih skala kecil dan tradisional?

Jawaban capres 01 Joko Widodo
Dalam revolusi industri 4.0 kita tahu keluar dengan kecepatan yang sangat tinggi sekali, artificial intelligence, internet optic data, advance robotic, keluar semuanya dan saya meyakini dengan persiapan sumber daya manusia kita akan bisa mempersiapkan bangsa kita menuju revolusi industri 4.0.

Sebagai contoh misalnya petani. Perlunya Petani dikenalkan pada yang namanya market place sehingga mereka bisa berjualan secara online. Sehingga hubungan petani dan konsumen ini semakin dekat. Menyiapkan juga usaha kecil, usaha mikro dan super mikro untuk tahu bagaimana mereka bisa memanfaatkan online system ini.

Sehingga membangun ekosistem offline dan online sangat diperlukan dalam waktu yang sangat cepat ini. Inilah proses-proses yang terus dikerjakan di lapangan sehingga kita tidak tertinggal dengan negara-negara lain dalam menyongsong revolusi industry 4.0.

Saya juga ingin menyampaikan Palapa Ring yang sudah dibangun di Indonesia bagian Barat (100 persen), bagian Tengah (100 persen) dan Timur (90 persen) juga system 4G yang sekarang ini hampir sudah dibangun di 75 % kabupaten dan kota.

Tanggapan capres 02 Prabowo :
Dalam debat sesi energi dan pangan, Prabowo mengatakan, bahwa kita memahami dahsyatnya industry four point zero (4.0), dimana robotic yang akan datang berdampak, seperti pada pabrik yang punya 15.000 pekerja di Jerman, sekarang butuh hanya 50 orang bekerja.

Inti industry 4.0 belum bisa bela petani sendiri, belum bisa menjamin harga pangan yang terjangkau buat rakyat. Capres 02 ini lebih menekankan untuk menyediakan pangannya sendiri tanpa impor dari manapun.

Tanggapan capres 01 Joko Widodo :
Pak Prabowo ini ke depan kelihatannya kurang optimis. Saya meyakini bahwa kita akan menyongsong industri 4.0 dengan optimis. Sekarang ini produk-produk petani sudah masuk ke market place. Salah satunya start up Tani Hub, sudah memasarkan produk petani dari produsen langsung ke konsumen, sehingga harganya bisa diangkat.

Juga Kredit yang dilakukan oleh Fintech, peer to peer yang juga sudah langsung bisa dilakukan kepada para petani. Saya kira itu hal yang konkret. Justru membuka kesempatan bagi para petani kita untuk melompat dalam berproduksi karena diberikan harga yang lebih baik tidak lewat agen-agen.

Emy T/Journalist/BD 
Editor : Emy Trimahanani

 

About Emy Trimahanani

Head of LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute), Partner in Management and Technology Division of Vibiz Consulting and Editor of Vibiz Media Network.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*